Demikian disampaikan Senior Manager PT Standard Chartered Securities Indonesia, Yuniar Restanto saat ditemui detikFinance di Pacific Place, SCBD, Jakarta, Rabu (2/6/2010).
"Kita ada beberapa yang tengah diincar. Ada Rp 2 triliun dari perbankan. Satu lagi, dari multifinance sebesar Rp 1 triliun dalam bentuk MTN (Medium Term Notes)," jelas Yuniar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obligasi subordinasi (subdebt) baru saja diperkenalkan kepada publik hari Rabu ini, milik PT Bank OCBC NISP Tbk. Besarannya Rp 1 triliun.
Sebelumnya perseroan juga telah bertindak sebagai underwritter untuk dua emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mereka adalah PT Titan, dengan obligasi sebesar Rp 270 miliar. Kemudian disusul PT Oto Multiartha Finance, sebesar Rp 1,3 triliun.
"Yang sudah di pipeline, kalau ditambah yang hari ini, sekitar Rp 2,6 triliun," ungkapnya.
Β
(wep/dro)











































