Demikian disampaikan Direktur Utama PT Timah Tbk, Wachid Usman dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2009 PT Timah Tbk di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (3/6/2010).
Menurut Wachid, pada tahun ini perseroan akan lebih banyak mengalokasikan dana untuk investasi produktif. Adapun investasi produktif yang akan dilakukan perseroan sepanjang tahun ini yaitu membangun lima unit kapal isap produksi (KIP) sebesar Rp 175 miliar (23%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain KIP, PT Timah juga melakukan modifikasi kapal keruk dengan teknologi baru yang dapat menyentuh kedalaman sampai 60 meter atau yang dikenal dengan Bucket Wheel Dregdes (BWD). Dengan beroperasinya BWD tersebut pada tahun 2011 nanti diharapkan semangat perusahaan untuk "go offshore go deeper" dapat segera tercapai.
Adapun dana yang dialokasi untuk proyek ini sebesar Rp 140 miliar (18%).Perseroan juga mengalokasikan dana sekitar Rp 82,3 miliar (11%) untuk menyelesaikan proyek pabrik Tin Chemical di Cilegon, Banten, dengan kapasitas produksi 10.000 per tahun.Sedangkan untuk pengadaan kapal bor dan alat bor darat senilai Rp 43 miliar (6%).Â
Pembesaran kapasitas galangan kapal dialokasikan sebesar Rp 80 miliar (10%)Sementara sisa dari capex tersebut akan dialokasikan untuk kegiatan eksplorasi sebesar Rp 57,3 miliar (7%), pengembangan teknologi mineral processing sebesar Rp 50 miliar (6%) serta sarana dan prasarana pendukung lainnya sebesar Rp 141,86 miliar (18%).
"Ke depan kami akan memperbesar kapasitas pabrik Tin Solder,melanjutkan pembangunan pabrik Tin Chemical tahap 2 dan juga memperluas cadangan untuk pertambangan batubara," ungkapnya.
Â
Â
(epi/dro)











































