Pada perdagangan Jumat (4/6/2010), IHSG dibuka melemah tipis ke level 2.810,878 dan kemudian sempat turun ke level 2.791,092, turun 19 poin dari penutupan kemarin di level 2.810,977.
Sejak awal perdagangan IHSG terjebak di zona negatif dengan koreksi tipis. Sentimen bursa regional Asia yang juga dalam tekanan jual ringan memberikan pengaruh besar bagi penurunan IHSG pagi ini. Saham sektor pertambangan menjadi sasaran utama aksi jual, sedangkan saham-saham sektor perbankan menjadi buruan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daya beli masih memadai sebagaimana tekanan jual juga tidak terlalu besar, sehingga harga-harga saham tidak turun terlalu dalam. Menjelang penutupan sesi I, koreksi mulai menipis, seiring dengan penipisan koreksi bursa-bursa Asia. Untuk perdagangan akhir pekan, biasanya ada aksi beli mengangkat harga pada sesi II nanti.
Transaksi investor asing didominasi pembelian bersih sebesar Rp 117 miliar.
Pada perdagangan Jumat (4/6/2010) sesi I, IHSG ditutup melemah tipis 9,716 poin (0,34%) ke level 2.801,261. Indeks LQ 45 juga turun 2,425 poin (0,44%) ke level 543,185.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 49.700 kali pada volume 2,928 miliar lembar saham senilai Rp 1,490 triliun. Sebanyak 58 saham naik, 131 saham turun, dan 51 saham stagnan.
Koreksi bursa-bursa regional Asia mulai menipis.
- Indeks Shanghai turun tipis 4,16 poin (0,16%) ke level 2.548,49.
- Indeks Hang Seng melemah 83,07 poin (0,42%) ke level 19.703,64.
- Indeks Nikkei 225 turun 14,37 poin (0,14%) ke level 9.899,82.
- Indeks Strait Times turun 6,32 poin (0,23%) ke level 2.787,15.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 31.000, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 16.950, Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 250 ke Rp 12.950, Lonsum (LSIP) turun Rp 200 ke Rp 8.450, Indosat (ISAT) turun Rp 150 ke Rp 5.050. (dro/dnl)











































