Pada perdagangan Jumat (4/6/2010), IHSG dibuka melemah tipis ke level 2.810,878 dan kemudian sempat turun ke level 2.791,092, turun 19 poin dari penutupan kemarin di level 2.810,977.
Tekanan jual sebagai reaksi spontan atas koreksi bursa Wall Street tadi malam, sempat membuat sebagian besar indeks saham di kawasan Asia terjebak di zona negatif dalam penurunan tipis. IHSG pun tak luput dari penurunan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor pun berbondong-bondong melakukan pembelian di lantai bursa dan sukses mengangkat IHSG ke zona positif. IHSG pun sempat naik 13 poin menyentuh level 2.823,864 sebagai titik tertinggi hari ini. Rentang pergerakan IHSG hari ini berkisar antara 2.791,455 hingga 2.823,864.
Sayangnya, saham-saham sektor pertambangan masih dalam tekanan jual, sehingga laju kenaikan IHSG menjadi terhambat. Namun secara umum, pelaku pasar tampak masih sangat optimistis dengan pergerakan pasar yang kemungkinan bakal melanjutkan kenaikan pada perdagangan pekan depan.
Transaksi investor asing didominasi pembelian sebesar Rp 1,228 triliun, sedangkan aksi jual asing sebesar Rp 920,998 miliar. Transaksi beli bersih asing (foreign net buy) sebesar Rp 307,737 miliar.
Pada perdagangan Jumat (4/6/2010), IHSG ditutup naik 12,274 poin (0,43%) ke level 2.823,251. Indeks LQ 45 juga naik 2,504 poin (0,45%) ke level 548,114.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 100.244 kali pada volume 5,812 miliar lembar saham senilai Rp 3,380 triliun. Sebanyak 98 saham naik, 101 saham turun, dan 77 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia sebagian besar telah berbalik arah ke zona positif
- Indeks Shanghai naik tipis 0,94 poin (0,04%) ke level 2.553,59.
- Indeks Hang Seng melemah tipis 6,64 poin (0,03%) ke level 19.780,07.
- Indeks Nikkei 225 turun 13 poin (0,13%) ke level 9.901,19.
- Indeks Strait Times naik 24,95 poin (0,89%) ke level 2.818,42.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Anker Bir (DLTA) turun Rp 13.500 ke Rp 81.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 ke Rp 31.050, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 ke Rp 17.100, Indosat (ISAT) turun Rp 150 ke Rp 5.050. (dro/dnl)











































