Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Senin, 07 Jun 2010 09:16 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Pasar saham US mengalami pelemahan, Indeks Standard & Poor's 500 turun pada titik terendah dalam 4 bulan setelah tingkat pekerjaan tumbuh lebih rendah dari yang diperkirakan. Caterpillar Inc. dan American Co. melemah 5% setelah pemerintah menunjukkan laporan menurunnya tambahan jumlah pekerja di bulan Mei. Chevron Corp. dan Alcoa Inc. turun lebih dari 3.5% serta Wall-Mart Stores Inc. juga turun 2.6%. Indeks Standard & Poor's 500 (-3.4%) ke 1,064.88. Dow Jones Industrial Average (-3.2%) ke 9,931.22.

Regional Pagi: Saham-saham Asia anjlok dan sejumlah komoditas merosot menyusul pertumbuhan pekerjaan AS yang lebih lambat dari estimasi. Euro melemah ke level terendah dalam 4 tahun terhadap yen di tengah kekhawatiran akan meluasnya krisis utang Eropa. Nikkei (-3.1%) 9,594 Kospi (-2.3%) 1625 S&P/ASX 200 (-1.9%) 4,364 STI (-2.80%) 2,728

Commodity: Minyak mentah turun di hari kedua di tengah kekhawatiran krisis utang pemerintah di Eropa akan memperluas dan setelah AS menambah lapang pekerjaan yang masih kurang dari perkiraan bulan lalu. Kedua indicator menunjukkan permintaan energi yang mungkin lambat untuk pulih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Minyak mentah turun sebesar 4,2% pada tanggal 4 Juni setelah Departemen tenaga kerja mengatakan bahwa payroll naik sebesar 431.000 di bulan May. Para ekonom memproyeksikan kenaikan sebesar 536.000, menurut survey Bloomberg News. WTI Crude -1.6% ($70,4/barrel), Gold -0.4% (USD 1,215/t oz), CPO +0.1% (RM 2,553/MT), Nickel -3.9% ( USD 17,950/MT), Tin -9.4% (USD 16,005/MT).

Economic & Industrial News

US: Obama: Laporan Pekerjaan Tunjukkan Ekonomi Menguat

Presiden Barack Obama, Jumat, mengabaikan laporan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan yang membingungkan pasar, dengan mengatakan sedikit penurunan dalam tingkat pengangguran menunjukkan ekonomi makin kuat. Obama mengatakan di sebuah dealer truk komersial di Maryland pinggiran kota Washington bahwa akan ada pasang surut untuk memulihkan ekonomi dan "rebound" masih dalam tahap awal. Namun dia mengatakan "laporan ini adalah tanda bahwa perekonomian kita makin kuat setiap hari." Obama terdengar optimistis, meski Gedung Putih disibukkan untuk mengalahkan krisis, namun laporan akan menjadi pukulan politik kepada pemerintah karena gangguan dalam penciptaan pekerjaan.

Euro: Giliran Hungaria Minta Bantuan IMF

Dana Moneter Internasional, Sabtu dini hari, mengatakan pekan depan akan mengirimkan seorang pejabat seniornya ke Hungaria untuk berbicara dengan pemerintah baru negara itu menyusul meningkatnya keprihatinan akan utang pemerintah negara tersebut. "Kepala misi baru kami untuk Hungaria, Christoph Rosenberg, akan ke Budapest Senin untuk satu kunjungan singkat guna menemui pemerintah baru dan membincangkan situtasi dan prospek ekonomi (negara itu) dengan para pejabat senior," kata juru bicara IMF kepada AFP. "Staf IMF menunggu kerjasama dengan pemerintah baru dan sebagaimana biasa akan bekerjasama bahu membahu dengan staf Komisi Eropa yang juga akan berada di Budapest," kata sang juru bicara yang enggan disebutkan jati dirinya.

Economic: APEC dorong percepatan realisasi FTA Asia Pasifik

Negara-negara yang tergabung dalam Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (Asia-Pacific Economic Cooperation/APEC) mendorong percepatan realisasi pembentukan kawasan perdagangan bebas (Free Trade Agreement) Asia Pasifik (FTAAP). Untuk mencapai target itu, negara anggota diharapkan mempersiapkan diri,pernyataan bersama menteri perdagangan anggota APEC pada 5 Juni sampai 6 Juni 2010 di Sapporo, Jepang. Pertemuan itu diketuai Menteri Luar Negeri Jepang Katsuya Okada serta Menteri Ekonomi, Industri,

dan Perdagangan Jepang Masayuki Naoshima. Peserta pertemuan menyambut baik persiapan pembentukan arsitektur ekonomi kawasan Asia Pasifik guna mencapai FTAAP.

Economic: Pemerintah Siap Lelang 4 Seri SUN Rp 5 Triliun

Pemerintah berencana melakukan lelang 4 seri Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (8/6/2010). Jumlah indikatif yang dilelang sebesar Rp 5 triliun. Menurut Kepala Biro Humas Kementerian Keuangan Harry Z Soeratin, dana dari hasil lelang SUN tersebut untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2010. Seri-seri surat utang yang akan diterbitkan antara lain:
Seri SPN20110609 dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo tanggal 9 Juni 2011 (tenor 1 tahun).
Seri FR0027 dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 9,50% dan jatuh tempo tanggal 15 Juni 2015. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal15 Juni dan 15 Desember;
Seri FR0040 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,00% dan jatuh tempo tanggal 15 September 2025. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal15 Maret dan 15 September.
Seri FR0052 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% dan jatuh tempo tanggal 15 Agustus 2030. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal15 Februari dan 15 Agustus.

Banking: Fit & Proper Test Gubernur BI Digelar 15 Juni 2010

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi XI memastikan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Darmin Nasution akan dilakukan sebelum reses. Komisi XI mengharapkan pada 15 Juni 2010 fit and proper test tersebut bisa digelar. Untuk diketahui Darmin Nasution akhirnya dipilih Presiden untuk menjadi calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI). Kalangan bankir menilai Darmin Nasution merupakan pilihan yang tepat.

Corporate news

JSMR: Akhir Juni Tarif Tol Soekarno-Hatta dan Cikampek Naik 10-12%

Tarif Tol Sedyatmo (Tol Bandara Sekarno Hatta) dan Tol Jakarta Cikampek akan naik sesuai rata-rata kenaikan tarif yang diusulkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yaitu 12% di akhir Juni 2010. Menurut Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk (JSMR), Frans Sunito, selaku pengelola ruas tol Sedyatmo dan Cikampek, kenaikan tarif ini akan berlaku mulai akhir bulan Juni 2010. Besaran inflasi yaitu ruas Jakarta-Cikampek besaran inflasi selama 1 Mei 2008-30 April 2010 sebesar 10,5%. Sementara ruas Sedyatmo besaran inflasi Jakarta 1 Juni 2008-31 Mei 2010 sebesar 11%.

HMSP: Lepas Saham di Jasa Angkutan Udara

PT HM Sampoerna Tbk dan anak perusahaan, PT Perusahaan Dagang dan Industri Panamas akan melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Sampoerna Air Nusantara kepada PT Pegasus Aviation. Dalam penjelasan tertulis perseroan yang dipublikasikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, akhir pekan ini, disebutkan, perjanjian jual beli bersyarat (conditional shares sale and purchase agreement) sudah ditandatangani pekan lalu.

MREI: Aset kelolaan Dapen Marein naik 44,2%

Dana Pensiun Maskapai Reasuransi Indonesia (Dapen Marein) mencatatkan kenaikan aset kelolaan dari Rp2,45 miliar naik 44,2% menjadi Rp3,52 miliar pada tahun lalu seiring dengan meningkatnya hasil investasi. Dalam laporan keuangan publikasi pekan lalu, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk atau Dapen Marein membukukan kenaikan aset ditopang oleh tingkat hasil investasi 13% per tahun. Manajemen Marein menyatakan program pensiun yang dilakukan ialah program pensiun manfaat pasti (PPMP) untuk semua karyawan tetap lokal yang dikelola perseroan.

BMTR: Kuasai 75,5% Saham MNC Sky

PT Global Mediacom Tbk (BMTR) meningkatkan kepemilikan sahamnya pada PT MNC Sky Vision menjadi 75,54% dari sebelumnya 51%. MNC Sky merupakan penyelenggara TV berbayar Indovision. Pihaknya telah mengonversi obligasi wajib tukar menjadi 1,52 miliar saham MNC Sky.

TLKM: Laba Telkom Tumbuh 9%

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengharapkan laba bersih pada paruh pertama tahun ini tumbuh 9% dibandingkan dengan tahun lalu Rp6,04 T. Hal itu diungkapkan Direktur Keuangan telkom. Menurutnya, pertumbuhan laba bersih pada 1Q10 sebesar 13% lebih banyak didorong oleh adanya keuntungan selisih kurs. Namun, pada 2Q, keuntungan selisih kurs akan lebih rendah dari kuartal lalu.

BRPT: Siapkan Capex Rp370 Miliar

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyiapkan belanja modal (capex) tahun ini sebesar US$40,5 juta atau sekitar Rp370 miliar. Barito akan menggunakan sebagian besar capex untuk investasi pada sejumlah anak usaha. Barito mengalokasikan dana US$22,5 juta untuk investasi di PT Chandra Asih, salah satu perusahaan petrokimia terbesar di Tanah Air. Selain itu, perseroan menganggarkan US$3 juta untuk perawatan rutin pabrik Chandra Asih.

BBKP: Bukopin Bidik Dana Nasabah Naik 20%

Bank Bukopin Tbk membidik kenaikan dana pihak ketiga sebesar 20% atau hampir Rp 6 triliun pada tahun ini. Hingga pertengahan tahun ini, jumlah DPK Bank Bukopin telah naik Rp 3 triliun menjadi Rp 32 triliun. Direktur Konsumer Bukopin Lamira S Parwedi mengatakan program tabungan berhadiah memberikan kontribusi cukup besar dalam membuat dana nasabah tetap tumbuh, Dengan begitu, pihaknya terus meluncurkan program berhadiah yang kini sudah memasuki tahapan keenam. Hingga saat ini, total penabung Bank Bukopin mencapai 600 ribu. Jumlah itu diharapkan terus meningkat hingga menembus 1 juta orang dalam beberapa tahun ke depan.

TRUB: Cari Mitra Proyek Kuala Tanjung

PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB) tetap melanjutkan proyek PLTU Kuala Tanjung yang berkapasitas 2x135 MW, dan masih mencari mitra strategis yang akan digandeng dalam menjalankan proyek tersebut. Saat ini, perseroan tengah melakukan negosiasi harga dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

APOL: Arpeni Mulai Bayar Utang Obligasi

PT Arpeni Ocean Line Tbk (APOL) membayar kupon obligasi berdenominasi dolar emiten senilai US$ 6,21 juta yang masa tenggatnya jatuh tempo Kamis pekan lalu. Pembayaran kupon itu menghindari perusahaan dari ancaman penurunan peringkat dari dua lembaga pemeringkat PT Fitch Rating Indonesia.

TINS: Jadwal Pembagian Dividen

PT Timah Tbk (TINS) akan membagikan dividen sebesar Rp 31,17 per saham atau 50% dari laba bersih perseroan tahun buku 2009, dengan jadwal sebagai berikut:
Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 9 Juli 2010
Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 12 Juli 2010
Cum dividen di pasar tunai: 14 Juli 2010
Ex dividen di pasar tunai: 15 Juli 2010
Recording date: 14 Juli 2010
Payment date: 28 Juli 2010.

Corporate News

JSMR: Akhir Juni Tarif Tol Soekarno-Hatta dan Cikampek Naik 10-12%
HMSP: Lepas Saham di Jasa Angkutan Udara
MREI: Aset kelolaan Dapen Marein naik 44,2%
BMTR: Kuasai 75,5% Saham MNC Sky
TLKM: Laba Telkom Tumbuh 9%
BRPT: Siapkan Capex Rp370 Miliar
BBKP: Bukopin Bidik Dana Nasabah Naik 20%
TRUB: Cari Mitra Proyek Kuala Tanjung
APOL: Arpeni Mulai Bayar Utang Obligasi
TINS: Jadwal Pembagian Dividen

Corporate Action

Hari ini (7/6/2010) cum dividen tunai Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) sebesar Rp 20 per saham Ex dividen tanggal (8 juni 2010)

Earning Watch
BNBR: Laba Naik, Tapi Beban Bunga Bakrie Melonjak

Technical Picks

  • GGRM (31050) – Spec Buy
  • BBTN (1380) – Sell
  • ADHI (490) – Trading Buy
  • TLKM (7900) – Trading Sell.
 

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads