IHSG Langsung Jatuh 100 Poin Lebih

IHSG Langsung Jatuh 100 Poin Lebih

- detikFinance
Senin, 07 Jun 2010 09:39 WIB
IHSG Langsung Jatuh 100 Poin Lebih
Jakarta - Mengikuti jatuhnya bursa-bursa Asia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung merosot tajam. Saham-saham unggulan berjatuhan bersamaan dengan merosotnya bursa Asia Pasifik akibat berbagai rentetan sentimen negatif.

Pada perdagangan Senin (7/6/2010), IHSG dibuka langsung 102,368 poin (3,63%) ke level 2.720,883. Indeks LQ 45 juga merosot 25,931 poin (4,73%) ke level 522,183. IHSG terus merosot dan dalam 5 menit awal perdagangan tercatat anjlok 120,350 poin (4,26%) ke level 2.702,901.

Jatuhnya bursa Indonesia kali ini mengikuti anjloknya bursa Wall Street pada Jumat akhir pekan lalu. Pada perdagangan Jumat (4/6/2010), indeks Dow Jones ditutup merosot 323,31 poin (3,15%) ke level 9.931,97. Indeks Standard & Poor's 500 juga merosot 37,95 poin (3,44%) ke level 1.064,88 dan Nasdaq merosot 83,86 poin (3,64%) ke level 2.219,17.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Wall Street anjlok setelah keluarnya data jumlah tenaga kerja AS. Pemerintah US mengumumkan data pertumbuhan pekerjaan di Amerika yang mengecewakan. Angka pertumbuhan pekerjaan di Amerika memang meningkat menjadi 431.000 pada bulan mei, akan tetapi angka tersebut jauh dari ekspektasi pasar pada angka 536.000.

Selain itu juga masih ditambah dengan berbagai sentimen negatif dari krisis Eropa. Kabar negatif terakhir, Hungaria akhirnya meminta bantuan IMF untuk membantunya mengatasi krisis. Bursa-bursa Asia Senin pagi ini langsung merosot mengikuti jatuhnya bursa Wall Street akhir pekan lalu:
  • Indeks Hang Seng merosot 510,63 poin (2,58%) ke level 19.271,68.
  • Indeks Nikkei-225 merosot 396,95 poin (4,01%) ke level 9.504,24.
  • Indeks Straits Times melemah 60,98 poin (2,17%) ke level 2,745,53.

Bersamaan dengan jatuhnya bursa-bursa Asia, mata uang tunggal euro juga merosot hingga di bawah level 1,19 dolar. Euro merosot karena kekhawatiran krisis Eropa yang diyakini sudah menyebar hingga Hungaria.

Pada perdagangan Senin di pasar Asia, euro sempat merosot ke 1,1882 dolar, sebelum akhirnya membaik ke level 1,19 dolar, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 1,1967 dolar.

Hal itu langsung memicu anjloknya harga minyak mentah dunia hingga di bawah US$ 70 per barel. Pada perdagangan di Asia pagi ini, kontrak utama minyak light sweet pengiriman Juli merosot 1,82 dolar ke level US$ 69,69 per barel. Minyak Brent juga turun 1,46 dolar ke level US$ 70,63 per barel.
(qom/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads