IHSG dibuka naik tipis ke level 2.750,353 dan langsung menguat ke level 2.778,000, naik 28 poin dari penutupan kemarin di level 2.750,233.
Sejak awal perdagangan, investor mulai memburu saham-saham unggulan yang sudah terkoreksi cukup dalam pada perdagangan kemarin. Penguatan saham sektor komoditas, konsumsi dan infrastruktur memimpin laju kenaikan IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan tadi malam, bursa Wallstreet bergerak fluktuatif dan ragu-ragu hingga akhirnya ditutup turun 1%. Pada perdagangan tadi pagi, indeks Nikkei 225 dibuka menguat tipis.
Data ini menimbulkan keraguan pasar saham di Asia yang kemudian seluruhnya bergerak variatif dengan kecenderungan stagnan dan ragu-ragu. Namun ketika IHSG dibuka menguat cukup tinggi, mendadak seluruh bursa Asia ikutan berbondong-bondong menguat.
Kendati demikian, transaksi investor asing masih mencatat penjualan bersih tipis sebesar Rp 58 miliar.
Pada perdagangan Selasa (8/6/2010) sesi I, IHSG ditutup menguat 21,567 poin (0,78%) ke level 2.771,800. Indeks LQ 45 juga naik 4,285 poin (0,80%) ke level 536,763.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 47.082 kali pada volume 3,081 miliar lembar saham senilai Rp 1,383 triliun. Sebanyak 114 saham naik, 50 saham turun, dan 67 saham stagnan.
Koreksi bursa-bursa regional Asia berbalik arah ke zona positif dipicu oleh penguatan IHSG tadi pagi.
- Indeks Shanghai naik tipis 9,22 poin (0,37%) ke level 2.520,95.
- Indeks Hang Seng menguat 67,44 poin (0,35%) ke level 19.445,59.
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 26,12 poin (0,27%) ke level 9.546,92.
- Indeks Strait Times naik 5,71 poin (0,21%) ke level 2.757,59.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Mayora (MYOR) naik Rp 450 ke Rp 6.300, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 350 ke Rp 30.900, Unilever (UNVR) naik Rp 300 ke Rp 16.500, Telkom (TLKM) naik Rp 150 ke Rp 7.900.
Â
Â
(dro/qom)











































