Produsen komoditi termasuk Alcoa Inc di S&P 500 indeks meningkat 2,5% di antara 10 industri setelah aluminium, tembaga, dan nikel naik di London. Sedangkan Intel Corp mengalami penurunan sebesar 0,6% dan Nyidia Corp dan LSI Corp menurun lebih dari 2,2%. Standard & Poor's indeks (+1.1%) ke 1,062; Dow Jones Industrial Average (+1.3%) ke 9,939.98
Regional Pagi: Saham-saham Jepang melemah, mengantarkan indeks Topix kepada koreksi selama 4 hari berturut-turut. Pelemahan terjadi seiring melemahnya euro di tengah kekhawatiran akan memburuknya krisis utang Eropa setelah Fitch Ratings menyampaikan hebatnya tantangan fiskal Inggris. Kyocera Corp (-0.7%). Nissan Motor Co (-2.2%). Mizuho Financial Group Inc (-0.6%). Nikkei 225 (-0.7%) 9,471. Topix (-0.4%) 854 KOSPI (-0.27%) 1,646. S&P/ASX 200 (-0.2%) 4,372 STI (+ 0.23%) 2,752.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amerika Petrolium Institute mengatakan persediaan minyak mentah turun sebesar 4.54 juta barel minggu lalu. Sebuah laporan administrasi informasi energi hari ini kemungkinan akan menunjukkan bahwa stok akan menurun sebesar 900 ribu barel, menurut survey Bloomberg. WTI Crude +0.5% ($72,4/barrel) Gold 100 Oz +0.2% (USD 1,239/t oz) CPO -0.3% (RM 2,546/MT) Nickel +1,5% (USD 18,470/MT) Tin +2.9% (USD 15,950/MT).
Economic & Industrial News
Economics: RI Harus Jadi Penentu Harga CPO Dunia
Indonesia selaku produsen minyak sawit mentah (crude palm oli/CPO) terbesar harus berani berubah menjadi
penentu harga di dunia, kata pengamat di Jakarta, Selasa. "Sementara ini, harga sawit kita kan masih mengacu ke Rotterdam. Seandainya kekuatan Indonesia dan Malaysia bisa 85 persen dari pasok dunia, bisa saja dua negara membuat acuan harga sawit sendiri, entah Belawan kek, Kuala Lumpur kek," kata Pengamat ekonomi pertanian Indef, Bustanul Arifin, disela-sela diskusi "Membangun Industri Sawit Berkelanjutan". Menurut dia, jika Indonesia dapat menjadi acuan perantara pelaku bursa komoditas berarti sudah mengarah menjadi pemain internasional yang sebenarnya.
Economic: Lelang SUN, Pemerintah Raup Rp 6,3 Triliun
Pemerintah meraup dana Rp 6,35 triliun dari hasil lelang empat Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa 8 Juni 2010. Jumlah tersebut melebihi target indikatif yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 5 triliun. Dalam siaran pers yang dikeluarkan Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa 8 Juni 2010 disebutkan jumlah penawaran lelang empat SUN yang masuk hari ini sebesar Rp 17,11 triliun. Lelang tersebut untuk seri SPN20110609, dengan imbal hasil (yield) sebesar 6,7 persen, total yang diambil Rp 1,5 triliun. SUN itu akan jatuh tempo pada 9 Juni 2011 dengan tanggal penerbitan 10 Juni 2010.
Europe: Eropa Sepakati Dana Darurat 440 Miliar
Menteri-menteri keuangan Eropa telah tuntas membahas skema dana darurat senilai EUR 440 miliar atau US$ 524 miliar. Dana ini merupakan bagian dari paket dana siaga senilai EUR 750 miliar yang disepakati sebulan lalu untuk memerangi risiko penyebaran krisis di Eropa. Para menteri keuangan Eropa, Selasa (8/6), sepakat membentuk Dewan Stabilitas Finansial Eropa atawa European Financial Stability Facility (EFSF). Badan ini akan menjual surat utang atau obligasi yang dijamin negara-negara Eropa. Uangnya akan digunakan sebagai dana pinjaman ke negara-negara yang membutuhkan. Tapi, EFSF hanya akan menjual obligasi kalau ada permintaan bantuan dari salah satu negara.
Energy: Kebutuhan subsidi listrik 2011 Rp50,81 triliun
Pemerintah memperkirakan kebutuhan subsidi listrik 2011 berkisar antara Rp36,44 triliun-Rp50,81 triliun dengan asumsi adanya kenaikan tarif dasar listrik (TDL) 2010 dan besaran harga minyak mentah Indonesia (ICP) sekitar US$80-US$85 per barel. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh mengungkapkan pada dasarnya biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik sama dengan besaran TDL yang dibayar oleh konsumen. Hanya saja, terang dia, hingga kini besaran TDL masih berada di bawah BPP.
Economic: Agus Marto: Utang Pemerintah Capai Rp 1.600 Triliun
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat total utang RI mencapai Rp 1.600 triliun. Utang tersebut termasuk utang dalam negeri yang sebesar Rp 608 triliun. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR-RI di Gedung DPR-RI, Jakarta, Selasa (08/06/2010).
"Soal pengelolaan utang, saya sepakat untuk menjaga utang tersebut. Total utang RI sampai saat ini mencapai sekitar Rp 1.600 triliun di mana ada utang dalam negeri sebesar Rp 608 triliun," papar Agus. Agus juga mengatakan, total utang yang jatuh tempo di tahun 2010 ini mencapai Rp 230 triliun. "Tahun 2010 ada Rp 230 triliun yang harus diperbaharui waktunya," ungkap Agus.
Energy: Tarif Listrik Dipastikan Naik 10% di Juli 2010
Pemerintah memastikan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) dengan besaran rata-rata 10% akan tetap dilakukan pada bulan Juli 2010. Saat ini akan ada 2 opsi kenaikan yang akan diputuskan oleh pemerintah bersama-sama dengan DPR. Demikian disampaikan oleh Dirjen Listrik Kementerian ESDM J. Purwono.
Corporate news
BNBR: Cari Mitra Strategis
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menjajaki pendanaan dari mitra strategis.Langkah ini menyusul dibatalkannya penerbitan obligasi konversi senilai USD250 juta. Selama roadshow, sudah ada lima fund manager yang menyatakan minatnya bekerja sama dengan perseroan. Bentuk kerja samanya nanti adalah co-invesment.
PJAA: Ancol Luncurkan Wahana Kolam Apung Senilai Rp 5 M
Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Budi Karya Sumadi bilang, sekitar 30% pengunjung biasanya datang untuk mencari sesuatu yang baru. Itu sebabnya, Jaya Ancol rutin meluncurkan wahana permainan baru untuk menarik pengunjung. Yang terbaru, Jaya Ancol meluncurkan wahana kolam apung di kompleks Atlantis Minggu (6/6) lalu. Manajemen Ancol meluncurkan wahana rekreasi dengan investasi Rp 5 miliar itu mendekati musim liburan tahun ajaran baru Juli ini.
TMPI: Incar Dua Tambang Emas
Perusahaan distribusi elektronik dan ritel, PT Agis Tbk (TMPI) akan mendiversifikasi usahanya ke sekttor pertambangan. Perseroan sedang menguji tuntas dua tambang emas di Indonesia. Saat ini, satu tambang sudah berproduksi, sedangkan satu lagi masih tahap eksplorasi.
UNSP: Akuisisi Domba Mas Masih Terbentur Masalah Utang
Rencana PT Bakri Sumatra Plantations Tbk (UNSP) mengakuisisi enam perusahaan anggota kelompok usaha Grup Domba Mas masih terbentur sejumlah persyaratan yang ditetapkan, terutama menyangkut inventarisasi aset dan restrukturisasi utang. Kendati demikian, Direktur Utama Bakrie Plantations Ambono Janurianto menyatakan perseroan optimistis dapat merampungkan akuisisi tersebut dalam waktu dekat sehingga perseroan sudah dapat meraup pendapatan dari penjualan oleokimia pada tahun depan.
KARK: Chungrim Global Berpeluang Kuasai 30% Saham Dayaindo
Chungrim Global Co Ltd, perusahaan manufaktur asal Korea Selatan, berpeluang menguasai 30% saham PT Dayaindo Reources International Tbk (KARK). Chungrim menjadi pembeli siaga penerbitan saham baru perseroan dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). KARK akan right issue sebanyak 18,9 miliar saham pada 16 Juni 2010. Chungrim siap menyerap 77,3% dari total saham baru yang ditawarkan perseroan.
BLTA: Alokasikan Rp600 M untuk Capex
PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) akan mengalokasikan Rp600 miliar dari dana hasil penerbitan saham baru (right issue) untuk membiayai belanja modal (capex). Tahun ini, capex perseroan mencapai US$108 juta atau sekitar Rp900 miliar. BLTA akan right issue dengan menerbitkan 5,56 miliar saham baru pada harga Rp220 per saham. BLTA menargetkan perolehan dana sebesar Rp1,22 triliun.
AQUA: Bapepam-LK Izinkan Aqua Go-Private
Bapepam-LK memberi jalan PT Aqua Golden Mississippi Tbk (AQUA), pemilik merek dagang air minum dalam kemasan Aqua, melanjutkan proses go private perusahaan. Hal itu terkait dengan tidak ditemukannya alasan dihentikannya proses itu dalam pemeriksaan yang sudah selesai.
TBMS: Bidik Penjualan Rp3,5 Triliun
PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) menargetkan penjualan tahun ini sebesar Rp3,5 triliun, naik 30% dibandingkan 2009 senilai Rp2,7 triliun. Tahun lalu, penjualan perseroan turun 38,36%. Tapi tahun ini, perseroan menargetkan penjualan tumbuh 30%.
AISA: TPS Food Siapkan Investasi Rp 360 Miliar
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (TPS Food), produsen makanan ringan, menyiapkan belanja modal 2010 sebesar Rp 360 miliar. Dana yang diambil dari internal dan pinjaman bank tersebut akan dialokasikan untuk pembiayaan akuisisi beberapa lahan kelapa sawit. Perusahaan baru saja menyelesaikan proses akuisisi tiga kebun di Kalimantan Barat dan Palembang dengan luas sekitar 25.000 hektar.
PTPP: PP dan KS Cari Pinjaman Rp2,6 Triliun
PT PP Tbk (PTPP) dan PT Krakatau Steel (KS) tengah mencari pinjaman bank sebesar Rp2,6 triliun untuk membangun pembangkit listrik di Cilegon, Banten. Total investasi proyek pembangkit berkapasitas 2x150 MW tersebut sebesar Rp3,3 triliun. Sebanyak 80% saham proyek pembangkit listrik tersebut akan dimiliki PT Krakatau Daya Listrik. Sisanya akan dimiliki PP dengan mengucurkan dana sebesar Rp660 miliar.
BNII: Proyeksikan Kredit Konsumsi Capai Rp15,61 Triliun
PT Bank International Indonesia Tbk (BII) menargetkan penyaluran kredit konsumsi mencapai Rp15,61 triliun tahun ini, atau tumbuh 200% dibanding akhir tahun lalu Rp13,01 triliun. Kredit konsumsi perusahaan meliputi kredit o pemilikan rumah (KPR), kredit pemilikan mobil (KPM), dan kartu kredit.
BBNI: Siap Danai Proyek PP Rp9,72 Triliun
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) siap menyalurkan kredit hingga Rp9,72 triliun untuk proyek PT PP Tbk. BNI telah memberikan fasiliats kredit untuk PP Rp500 miliar, yang terdiri atas kredit modal kerja Rp250 miliar dan non cash loan Rp250 miliar.
Corporate Action
- Hari ini (9/6), cum dividen tunai Bakrieland Development Tbk (ELTY) Rp 1 per saham Ex dividen (10 Jun 2010)
- Hari ini (9/6), cum dividen tunai Multipolar Tbk (MLPL) Rp 2,15 per saham Ex dividen (10 Jun 2010)
- Hari ini (9/6), cum dividen tunai Total Bangun Persada Tbk (TOTL) Rp 7,5 per saham Ex dividen (10 Jun 2010)
- Hari ini (9/6), cum bonus Total Bangun Persada Tbk (TOTL), rasio 24(new) : 100(old) Ex date (10 Jun 2010)
Technical Picks
- ASII (43250) – Trading Sell
- INCO (3725) – Sell on Strength
- ANTM (1900) – Sell on Strength
- BBRI (8750) – Sell.
(etr/qom)











































