Melemahnya bursa-bursa regional membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memasuki zona merah. Padahal IHSG sempat dibuka menguat meski selanjutnya bergerak labil.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik tipis ke level 2.781,636 naik 0,06% atau 1.263 poin dan kembali naik dalam waktu lima menit ke level 2.783,25 atau sebanyak 3,267 poin (0,12%)
Namun melemahnya bursa regional membuat investor memilih untuk keluar. Pada perdagangan Rabu (8/6/2010) sesi I, IHSG ditutup turun 8,555 poin (0,31,%) ke level 2771,441. Indeks LQ 45 juga turun 2,621 poin (0,49%) ke level 535,872.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional terkoreksi akibat sentimen negatif dari krisis utang Eropa dan ketidakpastian pergerakan Wall Street. Bursa-bursa regional yang pagi tadi masih variatif, kini mayoritas menurun.
- Indeks Shanghai naik tipis 3,87 poin (0,15%) ke level 2.517,81.
- Indeks Hang Seng turun 80,08 poin (0,41%) ke level 19.407,40.
- Indeks Nikkei 225 anjlok 108,07 poin (1,13%) ke level 9.429,97.
- Indeks Strait Times turun 4,97 poin (0,18%) ke level 2.741,64.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 350 ke level Rp 31.700, Indotambang Raya (ITMG) naik Rp 250 ke level Rp 34.450 dan Bank BRI (BBRI) naik Rp 150 ke level Rp 8900.
Sementara saham-saham yang mencatat penurunan paling banyak di top loser antara lain Astra Agro Lestari (AALI) turun sebanyak Rp 850 ke level Rp 20.150, Astra International (ASII) turun Rp 450 ke level Rp 42.800 dan Telkom (TLKM) turun Rp 200 ke Rp 7750.
