Multistrada Dapat Pinjaman US$ 185 Juta

Multistrada Dapat Pinjaman US$ 185 Juta

- detikFinance
Kamis, 10 Jun 2010 18:18 WIB
Jakarta - PT Multistrada Arah Sarana Tbk segera mendapat fasilitas kredit dari sindikasi perbankan sebesar US$ 185 juta pada bulan Juli 2010. Dana ini akan digunakan untuk peningkatan kapasitas produksi ban menjadi dua kali lipat.

Demikian disampaikan Direktur UtamaΒ  PT Multistrada Arah Sarana Tbk Pieter Tanun dalam paparan publik di Graha Niaga, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Kamis (10/6/2010).

Ada tiga bank yang masuk dalam sindikasi, di antaranya Bank CIMB Niaga, Bank Internasional Indonesia (BII), dan HSBC. Ada pula lembaga Uni Credit, asal Jerman sebesar US$ 45 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sih inginnya bulan Juli cair. Sudah didapat, dan akan digunakan untuk ekspansi, yang sudah dilakukan," jelas Pieter.

Menurutnya, dengan dana tersebut perseroan siap meningkatkan kapasitas produksi ban perseroan. Ban mobil akan meningkat dari 28.500 unit per hari, dari kapasitas per hari ini, 16 ribu unit per hari. Ban motor juga akan naik dua kali lipat, dari 8 ribu unit per hari menjadi 16 ribu unit per hari.

"Pabrik sudah terbangun 90%. Mesin akan datang dalam waktu dekat. Tahun depan sudah bisa naik double," ungkapnya.

Ia menambahkan, krisis yang terjadi di Eropa justru membawa berkah tersendiri untuk perseroan. Pasalnya, permintaan ban justru meningkat karena harga yang ditawarkan ban asal Indonesia lebih kompetitif, namun dengan kualitas yang baik.

"Sebenarnya permintaan ban tiga kali lipat, yang terjadi di pasar. Tapi kita lakukan bertahap. Ini semacam blessing buat kita," ungkapnya.

Pangsa pasar juga masih akan didominasi di wilayah Asia Pasific, khususnya Jepang. Porsinya masih sama, seperti tahun lalu. Asia Pasific mencapai 25%, Eropa 19%, Timur Tengah 18%, AS 10%, Afrika 6%, dan domestik 22%.

"AS memang ada penurunan penjualan, namun bukan karena permintaan. Kita alihkan ke pasar Jepang karena margin yang ditawarkan lebih besar," ucapnya.

Perseroan juga mengumumkan akan membagikan dividen sebanyak Rp 1 per saham, dari perolehan laba bersih di tahun buku 2009, Rp 175 miliar. Total dividen yang dibagikan, setara dengan 4% dari laba bersih, atau setara Rp 6 miliar.

Pembagian sendiri akan dilakukan pada tanggal 9 Agustus 2010. Alasan perseroan membagikan dividen dengan jumlah yang kecil, karena fokus Multistrada yang ingin fokus pada pengembangan usaha.

"Laba kita juga sebenarnya didorong oleh keuntungan kurs sekitar Rp 86 miliar," ungkapnya.

(wep/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads