Asing Borong Saham Rp 600 Miliar, IHSG Bertahan di 2.800

Asing Borong Saham Rp 600 Miliar, IHSG Bertahan di 2.800

- detikFinance
Jumat, 11 Jun 2010 16:06 WIB
Asing Borong Saham Rp 600 Miliar, IHSG Bertahan di 2.800
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di level 2.800 pada perdagangan akhir pekan. Di tengah sepinya transaksi akibat sentimen Piala dunia 2010, investor asing borong saham Rp 600 miliar dan memicu kenaikan IHSG.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 2.771,480 dan langsung menguat ke level 2.817,407, naik 47 poin dari penutupan kemarin di level 2.770,787.

Sejak awal perdagangan, IHSG menguat cukup tinggi dipicu oleh kenaikan saham-saham sektor perbankan, otomotif, semen dan konsumsi. Kenaikan terjadi dalam volume dan nilai transaksi tipis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak lambat dan kurang bergairah. Tidak ada aksi beli maupun jual signifikan yang mampu membuat IHSG menajamkan arah.

Menurut analis PT Samuel Sekuritas, Muhammad Alfatih, sepinya transaksi salah satunya disebabkan oleh adanya faktor ajang Piala Dunia 2010 yang akan mulai digelar nanti malam.

"Berdasarkan sejarah perdagangan saham, memang setiap ajang Piala Dunia itu transaksi menurun. Kita tidak tahu persis penyebab pastinya, tapi memang selalu seperti itu," ujarnya saat dihubungi detikFinance, Jumat (11/6/2010).

Kendati demikian, Alfatih mengatakan, pergerakan IHSG selama masa Piala Dunia 2010 akan tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja, volume dan nilai transaksi akan menurun dari biasanya.

"Pergerakan naik dan turunnya ya biasa saja, hanya transaksinya saja yang tipis," ujarnya.

Alfatih memperkirakan, pada perdagangan pekan depan, IHSG akan cenderung bergerak stagnan pada support 2.700 dan resistance 2.820. Pola ini adalah pola yang terjadi pada perdagangan pekan ini yang diperkirakan bakal berlanjut pekan depan.

"Sentimen Eropa sudah berkurang, tapi kecenderungan IHSG masih sideways di support 2.700 dan resistance 2.820. Jika pekan depan IHSG bisa menembus batasan itu, mungkin akan terjadi pergerakan yang lebih fluktuatif. Namun jika tidak masih akan berlanjut sideways," jelasnya.

Tak hanya pada IHSG, bursa Wall Street tadi malam juga bergerak serupa, yakni naik cukup tinggi dalam sepinya transaksi. Bursa-bursa Asia pada perdagangan hari ini juga bergerak identik.

Kendati demikian, transaksi investor asing didominasi pembelian sebesar Rp 1,316 triliun, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 723,250 miliar. Nilai transaksi beli bersih asing (foreign net buy) mencapai Rp 593,633 miliar.

Pada perdagangan Jumat (11/6/2010), IHSG ditutup naik 31,112 poin (1,12%) ke level 2.801,899. Indeks LQ 45 juga naik 6,579 poin (1,23%) ke level 540,748.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 78.037 kali pada volume 3,609 miliar lembar saham senilai Rp 2,975 triliun. Sebanyak 137 saham naik, 67 saham turun dan 66 saham stagnan.

Bursa-bursa regional Asia seluruhnya menguat

  • Indeks Shanghai naik 7,36 poin (0,29%) ke level 2.569,94.
  • Indeks Hang Seng melesat 239,68 poin (1,22%) ke level 19.872,38.
  • Indeks Nikkei 225 naik tajam 162,60 poin (1,70%) ke level 9.705,25.
  • Indeks Strait Times naik 13,79 poin (0,50%) ke level 2.793,37.


Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.400 ke Rp 33.700, United Tractors (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 18.350, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 250 ke Rp 16.400, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 ke Rp 5.450.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Tri Polyta (TPIA) turun Rp 200 ke Rp 2.050, Unilever (UNVR) turun Rp 100 ke Rp 16.100, Plaza Indonesia (PLIN) turun Rp 50 ke Rp 1.250, Bayan (BYAN) turun Rp 50 ke Rp 6.050.

 

 

 
(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads