Moody's menurunkan peringkat Yunani hingga 4 tingkat dari A3 menjadi Ba1 karena kekhawatiran apakah negara tersebut mampu membayar utangnya. Hal itu langsung membuat saham-saham bergerak melemah di tengah kondisi pasar saham yang masih sangat rentan akan sentimen-sentimen negatif dari krisis Eropa.
Pada perdagangan Senin (14/6/2010), indeks Dow Jones ditutup melemah 20,18 poin (0,20%) ke level 10.190,89. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 1,97 poin (0,18%) ke level 1.089,63 dan Nasdaq menguat tipis 0,36 poin (0,02%) ke level 2.243,96.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penurunan peringkat itu membuat pasar sedikit berjaga. Pasar masih sangat sensitif terhadap masalah tersebut dan orang-orang sangat berhati-hati," ujar Nick Kalivas, analis senior dari MF Global seperti dikutip dari Reuters, Selasa (15/6/2010).
Nasdaq berhasil menguat setelah CEO Taiwan Semiconductor Manufacturing Co mengatakan permintaan yang kuat dari China akan menangkat outlook pertumbuhan pasar semikonduktor hingga 6-7% dalam 5 tahun ke depan.
Sementara saham BP yang sempat membaik akhirnya kembali terpuruk. Saham perusahaan minyak asal Inggris itu terpuruk 9,7% setelah Moody's menyatakan sektor perminyakan kini diliputi ketidakpastian akibat tumpahan minyak di Teluk Meksiko.
(qom/qom)











































