"Harga saham perdana ditawarkan dalam kisaran antara Rp 325-425 dengan PE Ratio antara 8,9 kali hingga 11 kali," ujar Direktur Utama SkyBee, Hendra Kendro dalam jumpa pers di hotel Nikko, Jakarta, Selasa (15/6/2010).
SkyBee telah memastikan akan melepaskan 235 juta saham baru melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada Juli 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dananya akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan usaha perseroan. Dalam IPO ini, SkyBee menunjuk PT Lautandhana Securindo sebagai penjamin emisi IPO.
Pernyataan efektif dijadwalkan akan keluar pada 28 Juni 2010. Masa penawaran pada 30 Juni-2 Juli 2010. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2010.
Dalam IPO ini, SkyBee akan mencatatkan 235 juta saham baru atau setara dengan 40,17% dari total saham perseroan setelah IPO.
Β
Saat ini, pemegang saham perseroan terdiri atas PT Syailendra Capital sebanyak 349.997.500 saham (99,99%) dan Ian Rustadi 2.500 saham (0,01%) dengan total saham 350.000.000 saham.
Setelah IPO, kepemilikan Syailendra tetap sebanyak 349,997 juta saham namun porsinya terdilusi menjadi 59,82%, sedangkan Ian Rustadi juga tetap namun terdilusi menjadi 0,004% dan masyarakat sebanyak 235 juta saham (40,17%).
(dro/dnl)











































