IHSG Naik Tajam Menembus Level Resistance 2.865

IHSG Naik Tajam Menembus Level Resistance 2.865

- detikFinance
Rabu, 16 Jun 2010 09:51 WIB
IHSG Naik Tajam Menembus Level Resistance 2.865
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka langsung menguat tajam 1,5% dan menembus level resistance di 2.865 seiring dengan tren penguatan bursa global. IHSG berpeluang terus melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Rabu (16/6/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 2.830,668 dan kemudian langsung naik ke level 2.875,666, naik 45 poin dari penutupan kemarin di level 2.874,607. Indeks LQ45 juga naik 9,479 poin (1,73%) ke level 556,992.

Pada perdagangan pre-opening, IHSG dibuka naik 31,161 poin (1,10%) ke level 2.861,334.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seluruh saham-saham unggulan mengalami penguatan tajam dipimpin oleh penguatan saham sektor komoditas, konsumsi, infrastruktur dan perbankan. Meski transaksi tipis, namun penguatan IHSG cukup tinggi.

Penguatan IHSG pagi ini kembali berhasil menembus level resistance di level 2.865. IHSG berpeluang terus melanjutkan penguatan hingga menembus level 2.900 pada pekan ini.

Hingga pukul 09.35, IHSG berada di level 2.873,976, naik 43,803 poin (1,54%).

Sementara nilai tukar rupiah dibuka menguat ke level 9.160 per dolar AS dibanding penutupan kemarin di level 9.180 per dolar AS.

PT. Asjaya Indosurya Securities (AIS) dalam reviewnya menjelaskan, kemarin IHSG kembali mengalami penguatan di tengah volume perdagangan yang tipis. Meskipun terdapat berita negatif seputar penurunan rating utang Yunani namun, hal tersebut tidak menyurutkan minat investor untuk melakukan transaksi di bursa.

Reza Priyambada, dari Divisi Riset & Pengelolaan Investasi (AIS) menambahkan, kekhawatiran investor terhadap keadaan Eropa dapat ditutupi oleh berita positif dari Jepang yaitu peningkatan rating investasi dan China yang mengalami peningkatan nilai ekspor serta animo investor untuk memiliki saham yang akan membagikan dividen.

"Diperkirakan hari ini IHSG akan berada pada support 2.794-2.819 dan resistance 2.834-2.860. Candle telah membentuk pola hammer yang umumnya mengindikasikan pembalikan arah. Namun, MACD masih menunjukkan sinyal penguatan didukung oleh RSI dan Stochastic %K=94%, %D=96%. Namun, William's %R mulai menunjukkan sinyal pelemahan," jelasnya.

Bursa-bursa Asia juga didominasi dengan penguatan cukup tinggi, bursa China dan Taipei masih libur.
  • Indeks Nikkei-225 naik tajam 153,7 poin ke level 10.041,59.
  • Indeks Strait Times naik 28,42 poin ke level 2.846,63.
    Β 

    (dro/qom)
    Berita Terkait

     

     

     

     

     

     

     

     

    Hide Ads