BI Jaga Volatilitas Rupiah di Bawah 10%

BI Jaga Volatilitas Rupiah di Bawah 10%

- detikFinance
Rabu, 16 Jun 2010 13:54 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan akan terus menjaga gejolak nilai tukar rupiah (volatilitas) terhadap dollar AS di bawah 10%. Bank sentral mencermati nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di posisi Rp 9.100/US$ masih terjaga volatilitasnya di bawah 10%.

Demikian disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Budi Mulya di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (16/06/2010).

"Kita akan fokus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kita jaga volatilitasnya di bawah 10%, di mana sekarang masih di bawah 10%," ujar Budi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi mengatakan, volatilitas di bawah 10% tersebut menurutnya tidak terlalu lebar jangkauannya. Karena, lanjut Budi saat terjadi krisis sepuluh tahun lalu volatilitas rupiah mencapai 15%-17%.

Lebih lanjut Budi mengatakan, volatilitas yang dijaga di bawah 10% sudah sesuai dengan undang-undang dimana Indonesia menganut rezim bebas mengambang.

"Volatilitas tidak bisa kecil dijaga range-nya misalnya di bawah 5%. Kalau terlalu kecil itu volatilitasnya berarti bukan free float tapi justru devisa terkontrol," ungkapnya.

Maka dari itu, Budi menegaskan Bank Indonesia akan selalu konsisten menjaga nilai tukar rupiah sesuai dengan undang-undang dimana terkontrol di bawah 10% volatilitasnya.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads