Bakrie Telecom Bangun Jaringan Fiber Optik di Tol Kanci-Pejagan

Bakrie Telecom Bangun Jaringan Fiber Optik di Tol Kanci-Pejagan

- detikFinance
Rabu, 16 Jun 2010 14:28 WIB
Bakrie Telecom Bangun Jaringan Fiber Optik di Tol Kanci-Pejagan
Jakarta - PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menjajaki pembangunan jaringan serat fiber optic disepanjang ruas toal Kanci-Pejagan, milik PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) melalui anak usahanya, PT Bakrie Conectivity (BKON). Dana yang disiapkan mencapai US$ 100 juta, termasuk untuk pengembangan jaringan kabel dan infrastruktur tower di wilayah Jawa dan Sumatera.

Demikian disampaikan Wakil Direktur Utama BTEL, Muhammad Danny Buldansyah saat ditemui di Hotel Nikko Jalan MH Thamrin, Jakarta Rabu (16/6/2010).

"Kemungkinan itu ada, kan ada opportunity-nya. Bangun fiber optic di jalan tol," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, perseroan pun telah menyiapkan dana US$ 100 juta untuk investasi BKON di tahun 2010. Selain rencana pembangunan jalur kabel fiber optic, BTEL juga terus mengembangkan infrastruktur tower dan layanan data service.

"Dari US$ 100 juta, yang sudah terpakai US$ 80 juta. Capex ini dipakai. Juga ada penambahan Us$ 100 juta lagi, jadi total dana capex US$ 200 juta," tambahnya.

Sementara untuk launching layanan data service milik BKON sendiri, perseroan masih enggan untuk menjabarkan lebih lanjut. Namun, kabar yang beredar, layanan ini akan meluncur pada semester-II 2010, dengan fokus wilayah di Jawa dan Sumatera.

"Nanti tunggu tanggal mainnya. Ya diwilayah itu (Jawa dan Sumatera). Data service masih akan bagus peluangnya," ucapnya.

Pemegang saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), dalam RUPST juga menyepakati tidak membagikan dividen atas laba bersih mereka di tahun buku 2009, yang sebesar Rp 98 miliar.

"Iya kita tak bagi dividen, karena untuk keperluan investasi dan biaya operasioanal di telekomunikasi yang berkelanjutan," ujar Direktur Keuangan BTEL, Jastiro Abi.

Sepanjang tahun 2009, perseroan mencatat penurunan laba bersih sebesar 28%, menjadi Rp 98 miliar, dari pencapaian di tahun 2008 yang mencapai Rp 137 miliar. Pendapatan usaha BTEL sepanjang tahun 2009 pun menembus angka Rp 3 triliun.

Pendapatan usaha mereka pun tercatat Rp 3,436, atau meningkat  22,5% dari tahun 2008 baru mencapai Rp 2,805 triliun. Pendapatan usaha bersih perseroan meningkat sebesar 24,5% menjadi Rp 2,743 triliun di tahun 2009 dibanding sebelumnya Rp 2,202 triliun.

Kenaikan pendapatan usaha tersebut terutama didorong oleh laju pertumbuhan pelanggan sebesar 45,2%. Jika pada tahun 2008 jumlah pelanggan perseroan tercatat sebesar 7,3 juta pelanggan maka di tahun 2009 jumlah pelanggannya mencapai 10,6 juta.

Untuk tahun 2010 perseroan mencanangkan peningkatan target hingga mencapai 14 juta pelanggan.


 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads