Demikian diutarakan Direktur TRIM Karman Pamurahardjo saat ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto Jakarta, Jumat (18/6/2010).
"Kita akan maksimalkan fasilitas yang ada, karena selama ini tidak terpakai. Kita ada bond matture Rp 150 miliar. Pakai dana itu," ujar Karman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TRIM juga telah menambah fasilitas pinjaman baru, dari Bank CIMB Niaga sebesar Rp 40 miliar. "CIMB sudah ditangan, namun belum masuk dalam pembukuan saja," jelasnya.
Karman memberi sinyaleman, bahwa perseroan kemungkinan juga akan menerbitkan obligasi kembali dengan jumlah Rp 120 miliar. Penerbitan rencananya akan terjadi di semester-II 2010.
"Kita melihat kemungkinan itu ada," paparnya.
Ia menambahkan, usai Trimegah menangani dua emisi obligasi dari PT PLN (Persero) dan Bank Exim, perseroan bakal menjajaki satu penerbitan (issuance), bernilai Rp 1 triliun. Sayangnya, Karman belum mau menjelaskan lebih jauh tentang hal tersebut.
"Kan baru nilainya saja. Namanya belum," ucapnya.
TRIM Bagi Dividen Rp 1 per Saham
PT Trimegah Securities juga telah menyepakati pembagian dividen sebesar Rp 1 per saham atau setara dengan 17,2% dari total laba bersih perseroan di tahun buku 2009, Rp 21,186 miliar.
Pemegang saham, dalam RUPST, merestui pembagian dividen dari total saham yang dicatatkan sebanyak 3,655 miliar lembar. Pembagian dividen sendiri diperkirakan pada bulan Juli 2010.
(wep/dro)











































