"Online trading akan kami luncurkan di semester II. Sedang dalam proses audit dan pelaksanaan testing," ujar Direktur TRIM Henry Jusuf dalam paparan publik di Hotel Sultan, Senayan Jakarta, Jumat (18/6/2010).
Ia menambahkan, layanan online trading ini merupakan pengembangan dari sistem internal perusahaan berbasis Trimegah Online Management System (TOMS). Hingga, investasi yang dikeluarkan perseroan pun tidaklah besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persiapan ujicoba sendiri telah mulai Trimegah laksanakan pada bulan Mei 2010. Saat launching nanti, diharapkan ada banyak nasabah yang terjaring, baik pengalihan dari sistem konvensional ataupun benar-benar baru.
"Grand launching kita perkirakan Oktober," jelas Direksi perseroan yang lain, Karman Pamuraharjo.
Menurutnya, tahap awal sistem online trading TRIM tidak mempunyai keunggulan khusus. Sama seperti layanan serupa, dari kompetitor yang telah lebih dulu meluncurkan online trading.
"Namun kita kembangkan secara bertahap agar enak dilihat. Lebih akan ada kolaborasi antara kami dengan cash management bank, yang sudah berjalan. Kita sadar dan tangkap opportunity-nya," papar Karman.
Dengan layanan baru ini, Direktur Utama TRIM yang baru, Omar S. Anwar menargetkan dapat menduduki lima besar pemain online trading di Indonesia.
(wep/dnl)











































