Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Selasa, 22 Jun 2010 09:13 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Pasar saham mengalami pelemahan setelah indeks Standard & Poor's 500 gagal untuk menyentuh level yang diekspektasikan oleh para trader dan memudarnya optimisme mengenai rencana China untuk menjaga fix ratenya terhadap dollar. 30 saham yang tergabung dalam S&P Retailing Index melemah, Macy's Inc dan J.C Penney Co. memimpin penurunan lebih dari 3%. Amazon.com Inc. juga mengalami penurunan setelah memotong harga dari Kindle electronic reader sebesar 27%. Microsoft Corp. dan Apple Inc. turun lebih dari 1.4%. Indeks Standard & Poor's 500 (-0.39%) ke 1,113.20 . Dow Jones Industrial Average (-0.08%) ke 10,442.41.

Regional : Bursa saham Asia melemah untuk pertama kali dalam 9 hari setelah Fitch Ratings men-downgrade BNP Paribas yang berbasis di Paris dan Standard & Poor's Ratings Services mengatakan perusahaan peminjam Spanyol tengah dihadapkan pada tahun yang berat dikarenakan lambatnya pertumbuhan ekonomi negara. Canon Inc (-1.3%) di Tokyo. Billabong International Ltd (-1.9%) di Sydney. Sumitomo Mitsui Financial Group Inc (-0.4%) seiring downgrade estimasi harga oleh Citigroup Inc. Nikkei (-0.7%) 10,160, Kospi (-0.66%) 1,728, S&P/ASX 200 (-0.6%) 4,587, STI (-0.37%) 2874

Commodity: Minyak mentah menguat pada hari kedua sebesar US$0,56 atau 0,7% menjadi US$77,74 per barel di New York pada pukul 8:01 a.m waktu Sydney. Kontrak minyak untuk pengiriman Juli menguat naik US$0,39 atau 0,5% diselesaikan pada US$77,18 per barel pada 18 Juni di bursa komoditas New York Mercantile Exchange. Sementara itu, permintaan solar di AS naik dengan persentase tertinggi dalam 5 tahun didorong oleh ekspansi ekonomi. Departemen Energi melaporkan penggunaan bahan bakar ini dalam 4 pekan sampai dengan 11 Juni naik 12% dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, data American Trucking Association menyebutkan penggunaan moda transportasi via darat naik 9,6% selama April dibandingkan dengan periode sama 2009. WTI Crude (-0.4%) $ 77.5/barrel, Gold 100 (+0.3%) USD 1,237/t oz, CPO (+0.2%) USD 2,499/MT, Nickel (+1.3%) USD 19,850/MT, TIn (+2.6%) USD 17,900/MT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Economic & Industrial News

Economic: Mendag: Kebijakan Yuan Positif untuk Ekspor RI

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan kebijakan baru pemerintah China untuk membuat fleksibel mata uangnya akan membuat positif nilai ekspor RI ke China dari sisi kurs. Selama dua tahun terakhir kurs rupiah terhadap Yuan mengalami apresiasi hingga 17% sehingga mengurangi daya saing produk Indonesia. Hal ini karena kebijakan mata uang Indonesia dilepas mengambang sementara mata uang China dipatok. Mari mengatakan dari sisi impor pasca kebijakan ini, maka akan ada penyesuaian impor yang ke arah positif alias mengalami keseimbangan baru.

Banking: Porsi Asing di SBI Tidak Melorot Pascakebijakan Baru

Paket kebijakan moneter baru Bank Indonesia (BI) yang terbit beberapa waktu lalu ternyata direspons positif oleh pasar. Buktinya, porsi dana asing diinstrumen Sertifikat Bank Indonesia (SBI) justru naik. Perry Warjiyo, Direktur Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia, mengatakan, posisi SBI asing per 18 Juni 2010 berada di level Rp 37,7 triliun. Perry menambahkan, BI tak menerapkan kebijakan kontrol devisa alias capital control. Artinya, tak melarang dana asing masuk Indonesia. Pasalnya, dana asing sebenarnya tetap berdampak positif bagi Indonesia.

Europe: Eropa Akan Dorong G-20 Sepakati Penarikan Stimulus Fiskal

Eropa siap mendorong pertemuan G-20 menyepakati penarikan program stimulus fiskal. Selain itu, Eropa juga ingin agar negara-negara lain di dunia melakukan konsolidasi bujet dengan cara penghematan anggaran untuk mencegah krisis datang kembali. Pemerintah Eropa telah mengumumkan program penghematan. Jerman sendiri telah menyepakati program pemangkasan anggaran dan kenaikan pajak senilai EUR 80 miliar untuk jangka waktu empat tahun ke depan. Jerman dan Prancis menjadi negara Eropa pendukung utama kebijakan ini. Tapi, ekonom menilai, G-20 tetap tidak akan menjadikan topik tersebut jadi agenda pembahasan.

Economic: Ekonomi Kuartal II Ditaksir Capai 5,9%

Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2010 ini akan mencapai 5,9%. Hal tersebut didorong oleh investasi dan ekspor. Realisasi pada kuartal pertama lalu mencapai 5,7%, sementara untuk target pertumbuhan ekonomi berdasarkan APBN-P 2010 sebesar 5,8%.

Economic: Jelang tengah tahun, pendapatan baru 38% dari target

Hingga 15 Juni, Pemerintah telah membukukan penerimaan negara dan hibah sebesar Rp386,7 triliun atau 38,97% dari targetnya di APBNP-P 2010. Realisasi tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi penerimaan dan hibah periode yang sama 2009 yang hanya sebesar Rp330,8 triliun atau 38% dari targetnya. Heri Purnomo, Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara yang merangkap sebagai Pjs Dirjen Perimbangan Keuangan, menjelaskan khusus untuk penerimaan dalam negeri, per 15 Juni sudah terbukukan Rp386,5 triliun atau 39% dari targetnya, lebih baik ketimbang tahun lalu yang tercatat Rp330,6 triliun atau 38% dari targetnya.

Economic: Pemerintah Sudah Gelontori Rp22,7 T untuk Subsidi BBM

Pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp22,7 triliun untuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 15 Juni atau sekira 25,6%. Jika dibandingkan dengan realisasi tahun lalu, jumlah tersebut jauh lebih meningkat karena pada periode yang sama tahun lalu realisasi subsidi BBM hanya sebesar Rp5,8 triliun atau hanya 11,6%. Meskipun tidak menyebutkan secara gamblang penyebab utama kenaikan alokasi subsidi BBM tersebut, namun diperkirakan pada tahun 2009 harga minyak mentah dunia masih di kisaran USD30-40 per barel, namun saat ini harga minyak telah berada diatas USD70 per barel.

Economic: Peringkat RI Naik Sinyalkan Masuk ke Investment Grade

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menilai bahwa naiknya peringkat Indonesia dari stable menjadi positif dari Moody's sebagai sinyal positif bagi Indonesia untuk segera masuk ke jajaran investment grade. Dengan demikian, menurutnya pemerintah akan semakin berhati-hati dalam menetapkan kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga performance pemerintah. Indonesia juga diprediksi bisa meningkatkan kinerja keuangan dan posisi utangnya. Moodys juga meningkatkan rating depostito jangka panjang berdominasi mata uang asing di 10 bank di Indonesia ke Ba3, dari stabil menjadi positif. Tahun lalu, menaikkan rating utang luar negeri menjadi Ba2 atau dua level di bawah investment grade.

Economic: 30 Investor China lirik Indonesia

Sekitar 30 pengusaha asal China tertarik berinvestrasi dan menjalin kerja sama bisnis degan pengusaha Indonesia, terutama saektor infrastruktur, kelistrikan, dan mesin, asal pemerintah Indonesia memberi kemudahan dalam proses investasi. Para pengusaha yang datang dari berbagai perusahaan di China tersebut, bertemu langsung dengan Gita Wirjawan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal [BKPM], belum lama ini di paviliun Indonesia dalam ajang World Expo 2010 yang berlangsung di Shanghai, China, pada 1 Mei-31 Oktober.

India: India Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Dua Digit Pada 2013

Perekonomian India, terbesar di Asia setelah Jepang dan China, sedang mempercepat pertumbuhannya dan bisa mencapai dua digit pada 2013, Hal itu diungkapkan Menteri Perdagangan India Anand Sharma, Senin, dalam kunjungan ke Spanyol. "Kami berharap tumbuh dengan laju antara 8,5 persen menjadi 9,0 persen tahun ini dan kami optimis, lebih percaya diri, bahwa kami berencana menjadikan pertumbuhan India dua digit dalam dua tahun ke depan, tahun 2013," katanya dalam konferensi bisnis di Madrid. "Kami perlu melakukannya karena kami adalah negara paradoks. Kami memiliki kelas menengah yang mungkin terbesar di dunia, sama dengan populasi seluruh Eropa, dan pada saat yang sama kami juga merupakan bagi sejumlah besar orang miskin." Pertumbuhan ekonomi India telah lepas landas sejak negara berpenduduk sekitar 1,2 miliar orang itu mulai meliberalisasi ekonomi di awal 1990-an dengan mengurangi kontrol pada perdagangan asing dan investasi.


Economic: Dana Asing Rp 7,29 Triliun Masuk SUN dan Saham

Pada bulan Mei 2010 dana asing sempat keluar dari instrumen keuangan Indonesia termasuk saham dan Surat Utang negara (SUN). Namun sampai 15 Juni 2010, dana asing mulai masuk lagi Rp 7,29 triliun ke dua instrumen tersebut. Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan, selama bulan Mei 2010, dana asing yang keluar (capital outflow) di pasar saham mencapai Rp 1,65 triliun, dan di SUN mencapai Rp 4,04 triliun.


Corporate News

SMMT: Rajawali Rombak Manajemen Eatertainment

Rajawali Group merombak susunan dewan direksi dan komisaris PT Eatertainment International Tbk (SMMT) dan menempatkan Managing Director Rajawali untuk sektor Agrikultur, Nicolas Bernadus Tirtadinata sebagai Direktur Utama SMMT. Dengan penempatan Nicolas sebagai Direktur Utama SMMT, semakin membenarkan kabar kalau Rajawali Group akan mengubah lini usaha SMMT ke sektor perkebunan sawit. Selain Nicolas, Rajawali juga menempatkan orang-orang lainnya dalam manajemen SMMT.

PTBA: Bangun Rel KA, Anak Usaha Cari Pinjaman US$ 1,5 Miliar

Anak usaha PT Bukti Asam Tbk (PTBA) yaitu PT Bukit Asam Transpacific Railway (BATR) sedang menjajaki pinjaman dari 5 bank asal China. Untuk mendanai proyek pembangunan angkutan kereta api dan pelabuhan batubara, di Tanjung Enim, yang nilainya mencapai US$ 1,5 miliar. Perbankan yang sudah memasukkan penawaran pinjaman ke BATR adalah Industrial and Commercial Bank of China Ltd (ICBC), The Export-Import Bank of China (China Eximbank), China Development Bank (CDB), dan Bank of China. Pinjaman yang nantinya akan didapat sebesar US$ 1,05 miliar atau 70% dari total investasi. (Detik/nlt)

PEGE: Bagi Dividen Rp 8 per Saham

PT Panca Global Securites Tbk (PEGE) akan membagikan sebesar Rp 8 per saham atau senilai total Rp 5,14 miliar dari raihan laba bersih di tahun buku 2009. Menurut Presiden Direktur Panca Global Securities Hendra H. Kustarjo, dividen yang dibagikan tersebut setara dengan 31,78% dari laba tahun 2009 yang sebesar Rp 16,17 miliar. Dividen rencananya dibagikan pada 16 Juli 2010. Sisa laba, sebanyak Rp 10,99 miliar, akan dialokasikan sebagai laba ditahan, dan Rp 50 juta lainnya untuk dana cadangan.

BBNI: Semester I, Realisasi KUR Rp1, 7 Triliun

Realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencapai Rp1,7 triliun selama semester I-2010, dari anggaran KUR yang dialokasikan pemerintah untuk BNI yang sebanyak Rp3 triliun.

TLKM: Pemerintah Setujui Pinjaman Asing Telkom

Pemerintah menyetujui PT Telkom Tbk dan PT Telkomsel menarik pinjaman komersial dari lembaga asing untuk pengembangan dua perusahaan bidang telekomunikasi itu. "Itu program sudah lama untuk PT Telkom dan PT Tekomsel, tadi sudah disetujui," kata Menko Perekonomian Hatta Radjasa usai rapat koordinasi di Gedung Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Senin malam. Hadir dalam rapat itu Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana. Hatta tidak hafal jumlah pinjaman komersial luar negeri (PKLN) yang akan ditarik oleh PT Telkom dan PT Telkomsel. Hatta hanya menyebut angka sekitar 50 juta dolar AS untuk PT Telkom dan sekitar 800 juta dolar AS untuk PT Telkomsel.

ELSA: Elnusa Raih Kontrak 246,6 Juta Dolar AS

PT Elnusa Tbk, penyedia layanan jasa terintegrasi bidang hulu migas, meraih kontrak Rp246,6 juta dolar AS untuk jasa penelitian geologi (geoscience), pengeboran (drilling), serta pengolahan (oilfield), sampai dengan Mei 2010. "Ini belum termasuk potensi yang didapat perusahaan senilai 125,7 juta dolar AS untuk ketiga kegiatan itu selama 2010," kata Direktur Keuangan dan Administrasi PT Elnusa Santun Nainggolan usai pelaksanaan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Senin. Dia mengatakan, kontrak baru yang didapat perusahaan pada 2010 meliputi kegiatan geoscience 64 juta dolar AS, drilling 41 juta dolar AS, dan oilfiled 49 juta dolar AS. Santun mengatakan, kontrak Mei 2010 itu meliputi sisa kontrak 2009 yang dilanjutkan pada 2010 sebesar Rp183,1 juta dolar AS, serta kontrak baru 2010 senilai 63,5 juta dolar AS.

TRAM: Jadwal Pembagian Dividen

PT Trada Maritime Tbk (TRAM) akan membagikan dividen pada: Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 9 Juli 2010 Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 12 Juli 2010 Cum dividen di pasar tunai: 14 Juli 2010 Ex dividen di pasar tunai: 15 Juli 2010 Recording date: 14 Juli 2010 Payment date: 28 Juli 2010

DPNS: Januari-Mei, Laba Naik 80%

Perusahan lem dan bahan kimia PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) sepanjang Januari-Mei 2009 membukukan laba bersih Rp7,2 miliar atau naik 80% dibanding periode yang sama tahun lalu Rp4 miliar. Laba bersih ini ditopang penjualan bersih perseroan sebesar Rp42,2 miliar. Tahun ini perseroan mematok laba bersih Rp7,83 miliar. Angka ini tumbuh 10% dibandingkan capaian periode yang sama 2009 sebesar Ro7,12 miliar.

PKPK: Jual Batubara Rp84 Miliar

Manajemen PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) memperkirakan penjualan batubara pada 1H10 mencapai Rp 99 miliar atau 61% dari target tahun ini sebesar Rp162,5 miliar. Harga batubara perseroan tertinggi diperoleh dari penjualan ke PT PLN sebesar Rp540 ribu per metrik ton. Harga rata-rata batubara produksi Perdana Karya sekitar Rp300 ribu per metrik ton.

FISH: Bagi Dividen Rp 6,5 per saham

PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) akan membagikan dividen Rp 6,5 per saham atau total mencapai Rp 3,12 miliar. Dividen yang akan dibagikan setara dengan 10% dari laba bersih 2009, yang sebesar Rp 31 miliar.

BMRI: Mandiri Boleh Jual Saham Garuda

PT Bank Mandiri Tbk diminta melepas 10,61 persen kepemilikan sahamnya di PT Garuda Indonesia setelah maskapai penerbangan itu melakukan penawaran saham perdana (IPO) dan pasar modal positif.

BBKP: Jamsostek Finalisasi Akuisisi Bukopin Juli

Perusahaan asuransi tenaga kerja milik negara, PT Jamsostek (Persero), menargetkan akuisisi 20 persen saham Bank Bukopin selesai pada awal Juli tahun ini. Perseroan telah menyiapkan dana sekitar 500 miliar rupiah untuk akuisisi tersebut sekaligus menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai pelaksana pembelian saham tersebut. Direktur Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan proses uji tuntas (due diligence) untuk menyelesaikan akuisisi Bukopin tersebut.

PJAA: Andalkan Kas, PJAA Tunda Penerbitan Obligasi

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menunda penerbitan obligasi pada tahun ini, dikarenakan proyek jalan tol Bekasi-Ancol, yang diperkirakan akan menelan modal PJAA hingga Rp 200 miliar, tak kunjung mendapat lampu hijau dari Pemerintah Daerah Jakarta. Saat ini perusahaan masih memiliki kas cukup untuk membiayai ekspansi. Tahun 2010 ini, pengelola Taman Impian Jaya Ancol ini akan membangun sejumlah proyek.

MYOR: Akhir Juli, Mayora Bagi Dividen Rp 100 Per Saham

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) akan membagi dividen untuk tahun buku 2009 sebesar Rp 100 per saham. Dividen tunai tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham mulai akhir Juli 2010. Dividen itu dua kali lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya Rp 50 per saham. Berikut ini adalah jadwal pembagian dividen tersebut:

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 12 Juli 2010 Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 13 Juli 2010 Cum dividen di pasar tunai: 15 Juli 2010 Ex dividen di pasar tunai: 16 Juli 2010 Recording date: 15 Juli 2010 Payment date: 29 Juli 2010


Corporate Action


  • Hari ini (22/6), cum dividen tunai Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) Rp 7 per saham Ex date (23 Jun 2010)
  • Hari ini (22/6), cum dividen Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 196 per saham Ex date (23 Jun 2010)

Technical Picks


  • ASII (48250) - Trading Sell
  • ELTY (142) - Trading Buy
  • UNSP (390) -  Trading Buy
  • INDY (3100) - Trading Sell
 

(dro/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads