Demikian disampaikan dalam keterangan perseroan yang dipublikasikan, Rabu (23/6/2010).
BUMI berencana menerbitkan 1.940.400.000 saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias penerbitans aham baru non-preemtive rights. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp 2.366 per saham atau totalnya senilai Rp 4,590 triliun. Nilai tersebut akan dikonversikan terhadap utang-utang perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat kreditur tersebut adalah
- Country Forest limited, anak usaha China Investment Corporation (CIC) berdasarkan perjanjian kredit 18 September 2009.
- Raiffeisen Zentralbank Osterreich AG berdasarkan perjanjian kredit 14 Desember 2009.
- Credit Suisse berdasarkan perjanjian kredit 29 Oktober 2009.
- JP Morgan Chase Bank berdasarkan perjanjian kredit 14 Desember 2009.
"Perseroan saat ini masih dalam tahap akhir finalisasi dengan para kreditur tersebut, pelunasan dapat dilakukan pada satu atau lebih kreditur, tergantung kesepakatan antara perseroan dengan masing-masing kreditur," demikian tertulis.
Saat ini, pemegang saham perseroan adalah
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) 1.854.097.624 saham (9,79%).
- Interventures Capital 524.929.597 saham (2,77%).
- Credit Suisse (Singapore) 354.315.248 saham (1,87%).
- SSB OBIH S/A ISHARES MSCI Emerging Market Index Fund 306.519.000 saham (1,62%).
- Jayce Holdings Ltd 291.862.614 saham (1,54%).
- Masyarakat 15.599.063.310 saham (82,40%).











































