IHSG dibuka turun tipis ke level 2.933,896 dan sempat melemah tajam ke level 2.899,266, turun 35 poin dari penutupan kemarin di level 2.934,589.
Pergerakan bursa global yang masih diselimuti aksi jual sempat memberikan kontribusi pada pelemahan IHSG hari ini. Bursa Wall Street tadi malam mengalami koreksi tajam yang kemudian diikuti dengan pelemahan indeks-indeks saham Asia. Bursa Eropa pun ketika dibuka siang tadi juga melanjutkan koreksi cukup dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untungnya, menjelang penutupan perdagangan mendadak daya beli langsung menguat dan terjadi aksi beli massif pada saham-saham unggulan di sektor pertambangan, perkebunan dan konsumsi.
Penguatan dadakan diiringi dengan kenaikan saham-saham lapis dua dan tiga yang sudah terjadi sejak pagi berhasil membuat koreksi IHSG langsung terkikis.
Pada perdagangan Rabu (23/6/2010), IHSG ditutup hanya turun tipis 9,799 poin (0,33%) ke level 2.924,790. Indeks LQ 45 juga turun tipis 1,806 poin (0,31%) ke level 569,157.
Transaksi investor asing pun didominasi aksi jual sebesar Rp 1,090 triliun, sedangkan transaksi beli asing sebesar Rp 933,629 miliar. Nilai penjualan bersih asing (foreign net sell) tercatat sebesar Rp 156,514 miliar.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 93.350 kali pada volume 5,224 miliar lembar saham senilai Rp 2,924 triliun. Sebanyak 89 saham naik, 101 saham turun dan 83 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia masih didominasi koreksi, namun sebagian telah berbalik arah ke zona hijau:
- Indeks Shanghai turun 18,83 poin (0,73%) ke level 2.569,87.
- Indeks Hang Seng naik 37,53 poin (0,18%) ke level 20.856,61.
- Indeks Nikkei 225 turun 189,19 poin (1,87%) ke level 9.923,70.
- Indeks Strait Times turun 4,97 poin (0,17%) ke level 2.867,33.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Unilever (UNVR) naik Rp 400 ke Rp 17.800, Eatertainment (SMMT) naik Rp 180 ke Rp 900, BFI Finance (BFIN) naik Rp 150 ke Rp 2.150, Astra Agro (AALI) naik Rp 100 ke Rp 20.450, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 100 ke Rp 38.600.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 750 ke Rp 47.600, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 33.950, Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 300 ke Rp 13.350, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 ke Rp 5.650, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 250 ke Rp 2.750.
Â
Â
(dro/qom)











































