Akuisisi Bukit Jonggol, Investor Timteng Kucuri Bakrieland Rp 917 Miliar

Akuisisi Bukit Jonggol, Investor Timteng Kucuri Bakrieland Rp 917 Miliar

- detikFinance
Rabu, 23 Jun 2010 17:40 WIB
Akuisisi Bukit Jonggol, Investor Timteng Kucuri Bakrieland Rp 917 Miliar
Jakarta - Satu investor asal Timur Tengah akan mengucurkan dana sebesar Rp 917 miliar ke PT Bakrieland Development Tbk (ELTY). Dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi 51% saham PT Bukit Jonggol Asri (BJA).

Demikian disampaikan Presiden Direktur ELTY, Hiramsyah S Thaib dalam paparan publik di Kantor Marketing Rasuna Epicentrum, Jalan HR Rasuna Said Jakarta Rabu (23/6/2010).

ELTY berencana mengambilalih 51% saham BJA senilai Rp 1,917 triliun. BJA merupakan anak usaha PT Sentul City Tbk (BKSL).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dana untuk pengambilalihan tersebut akan didanai melalui sebagian dana hasil penerbitan saham baru dengan HMETD alias rights issue ELTY senilai Rp 3,193 triliun.

ELTY menganggarkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk akuisisi BJA, sedangkan sisanya sebesar Rp 917 miliar akan dikucurkan oleh satu investor strategis dari Timteng.

"Ini akan berbentuk konsorsium, yang ada dibelakang kita. Berupa financial investor. Bentuknya penyertaan partisipasi," jelas Hiramsyah.

Sayangnya, ia enggan membeberkan nama perusahaan tersebut. Ia menambahkan, pelunasan dari penyertaan modal yang diberikan investor asal Timur Tengah tersebut, akan dilakukan secara bertahap dalam tempo dua tahun. Tidak ada penambahan bunga atas penyertaan modal Rp 900 miliar tersebut, alisan zero coupon.

Nantinya, keuntungan yang diperoleh dari investor Timteng tersebut berupa bagi hasil atas pencapian pendapatan BJA di tahun-tahun mendatang. "Strukturnya zero coupon, karena ini kan penyertaan. Akan berbagi gain," ungkap Hiramsyah.

Mekanisme pengambilalihan 51% saham BJA ini akan dilakukan melalui pembelian saham baru BJA dimana ELTY akan menjadi pembeli siaga (standby buyer). Setelah pengambilalihan ini, ELTY akan menguasai 51% saham BJA, sedangkan BKSL akan menguasai 49% saham BJA.

Rights issue ELTY yang jumlah penawaran umumnya mencapai Rp 3,2 triliun ini, selain untuk penyertaan ekuitas di BJA, juga akan digunakan untuk berbagai kepentingan, diantaranya, pembelian 2,085 m2 lahan di CBD Jakarta, tempatnya di Rasuna Epicentrum. Kemudian ada pula sejumlah Rp 115 miliar untuk pembelian 9,357 m2 di lokasi yang sama.

Selain itu, untuk pengembangan proyek unit di Rasuna Epicentrum Rp 250 miliar, modal kerja di proyek Kota Baru CBD Jakarta Timur (JV dengan Perumnas) Rp 130 miliar. Sisanya sebesar Rp 458 miliar akan digunakan untuk pengembangan jalan tol Kanci-Pejagan, yang meliputi biaya operasi dan pengembangan rest area.

"Sebesar Rp 391 miliar untuk tol Ciawi-Sukabumi, kemudian sebesar Rp 350 miliar untuk akuisisi 99,99% dan pengembangan Lido Lake Resort, lalu sebesar Rp 200 miliar untuk akuisisi 60 ha tanah di Sekitar Bogor Nirwana Recidences, dan terakhir pembelian 20% saham BKSL sekitar Rp 150 miliar," papar Corporate Secretary ELTY, Nuzirman Nurdin.

Seluruh penggunaan dana tersebut, baru akan mulai dijalankan usai mendapat persetujuan dari pemegang saham, dalam RUPS pada Jumat (25/6/2010) mendatang.

Terkait pembelian 20% saham BKSL dari total saham yang beredar, akan dieksekusi di harga Rp 100 per lembar. Hingga total dana yang harus disiapkan perseroan mencapai Rp 501 miliar.

Sebanyak Rp 150 miliar akan didapat dari penggalangan rights issue. Sisanya Rp 351 miliar akan dicicil selama satu tahun. "Kita sudah lock diharga Rp 100 per lembar, tinggal eksekusi saja," imbuh Nuzirman.


 

 

(wep/dro)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads