Demikian hal itu dikemukakan oleh Wakil Direktur Utama BTN Evi Firmansyah di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (23/6/2010).
"Tahun ini kan kita akan sekuritisasi aset Rp 750 miliar. Dari tahu ke tahun pasti naik, tahun depan mungkin bisa kita tingkatkan sampai Rp 1 triliun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kan butuh pembiayaan jangka panjang untuk penyaluran kredit jangka panjang. Kalau hanya pembiyaan jangka pendek kan bisa mismatch," ujarnya.
Sebelumnya, BTN telah melakukan sekuritisasi aset melalui skema kontrak investasi kolektif (KIK) EBA tahun lalu sebanyak Rp 500 miliar. Tahun ini, BTN kembali mengajak PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) untuk menerbitkan EBA senilai Rp 750 miliar di penghujung tahun 2010.
Di Oktober nanti BTN juga akan kembali menerbitkan EBA bersama SMF dengan nominal mencapai Rp750 miliar. Selain itu, perseroan juga telah menerbitkan obligasi senilai Rp 1,5 triliun awal bulan ini.
(ang/dnl)











































