Dayaindo Naikkan Harga Rights Issue Jadi Rp 105 per Saham

Dayaindo Naikkan Harga Rights Issue Jadi Rp 105 per Saham

- detikFinance
Kamis, 24 Jun 2010 10:30 WIB
Dayaindo Naikkan Harga Rights Issue Jadi Rp 105 per Saham
Jakarta - PT Dayaindo Resources International Tbk (KARK) menaikkan harga eksekusi saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue menjadi Rp 105 per saham dari semula Rp 100 per saham. Target dana perolehan menjadi Rp 1,984 triliun.

Demikian disampaikan dalam prospektus perseroan yang dipublikasikan, Kamis (24/6/2010).

KARK berencana menerbitkan 18.904.390.313 saham baru dengan HMETD. Rasio rights issue ditetapkan sebesar 2:21 yang berarti setiap 2 pemegang saham lama berhak mengeksekusi 21 saham baru perseroan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semula, harga pelaksanaan ditetapkan sebear Rp 100 per saham, sehingga target dana perolehan sebesar Rp 1,890 triliun. Namun harga tersebut dinaikkan menjadi Rp 105 per saham, sehingga target dana pun meningkat menjadi Rp 1,984 triliun.

Dana tersebut akan digunakan untuk mengambil alih 70% saham PT Anugerah Tompira Nikel (ATN) senilai Rp 350 miliar, pengembangan ATN Rp 600 miliar.

Kemudian untuk mengambil alih 80% saham PT Belang Belang Coal Terminal (BBC) senilai Rp 100 miliar serta untuk pengembangan BBC Rp 510,955 miliar (naik dari sebelumnya Rp 416,433 miliar). Sedangkan sisanya sebesar Rp 420,815 miliar untuk modal kerja perseroan.

PT Manhattan Asset Management Indonesia (MAMI) sebagai pemegang saham pengendali perseroan berkomitmen menyerap 4.291.741.094 saham baru KARK pada harga Rp 105 per saham atau totalnya sebesar Rp 450,632 miliar.

Chungrim Co Ltd sebagai pembeli siaga (standby buyer) rights issue ini menyatakan kesiapannya menyerap hingga 14.612.649.219 saham baru KARK pada harga Rp 105 per saham jika pemegang saham publik tidak menyerap saham baru yang tidak diserap MAMI.

Itu berarti, Chungrim harus mengucurkan dana sebesar Rp 1,534 triliun.

Dengan asumsi Chungrim menyerap seluruh sisa saham yang tidak dieksekusi MAMI, maka Chungrim akan menjadi pengendali baru KARK. Struktur pemegang saham setelah aksi ini sebagai berikut:

  • MAMI sebanyak 4.700.478.341 saham (22,83%).
  • Chungrim sebanyak 14.612.649.219 saham (70,99%).
  • Masyarakat sebanyak 1.271.853.903 saham (6,18%).

Untuk itu, perseroan akan menggelar RUPS Luar Biasa pada 28 Juni 2010. Cum HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Juli 2010. Cum di pasar tunai pada 8 Juli 2010. Distribusi HMETD pada 9 Juli 2010. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Juli 2010.

Periode perdagangan HMETD mulai 12 Juli 2010 hingga 23 Agustus 2010.

 

 
(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads