Mengawali perdagangan IHSG dibuka naik tipis ke level 2.924,889 dan sempat menguat ke level 2.934,165, naik 10 poin dari penutupan kemarin di level 2.924,790.
Pada awal perdagangan, IHSG mengalami penguatan tipis dan sempat jatuh ke zona merah. Namun akhirnya IHSG berhasil kembali ke zona hijau seiring dengan aksi beli selektif pada sejumlah saham unggulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Kamis (24/6/2010) sesi I, IHSG ditutup naik tipis 7,112 poin (0,24%) ke level 2.931,902. Indeks LQ 45 juga naik 1,183 poin (0,20%) ke level 570,340.
Transaksi investor asing pun mencatat pembelian bersih tipis sebesar Rp 89 miliar.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 46.928 kali pada volume 2,315 miliar lembar saham senilai Rp 1,234 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 68 saham turun dan 71 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia seluruhnya berbalik arah ke zona positif dengan kenaikan tipis
- Indeks Shanghai naik 9,88 poin (0,38%) ke level 2.579,75.
- Indeks Hang Seng naik tipis 10,41 poin (0,05%) ke level 20.867,02.
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 73,31 poin (0,74%) ke level 9.997,01.
- Indeks Strait Times naik tipis 2,10 poin (0,07%) ke level 2.873,20.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bukit Asam (PTBA) naik Rp 450 ke Rp 17.500, Eatertainment (SMMT) naik Rp 220 ke Rp 1.120, Unilever (UNVR) naik Rp 200 ke Rp 18.000, Indah Kiat (INKP) naik Rp 160 ke Rp 2.000, BRI (BBRI) naik Rp 150 ke Rp 9.300, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 ke Rp 5.800.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 33.700, Indocement (INTP) turun Rp 150 ke Rp 16.100, Astra International (ASII) turun Rp 100 ke Rp 47.500, BCA (BBCA) turun Rp 100 ke Rp 5.700.
Β
Β
(dro/qom)











































