Mengawali perdagangan IHSG dibuka naik tipis ke level 2.924,889 dan sempat menguat ke level 2.946,544, naik 22 poin dari penutupan kemarin di level 2.924,790.
IHSG bergerak cukup fluktuatif dalam volume dan nilai transaksi tipis pada perdagangan hari ini dalam rentang 2.908,348 hingga 2.946,544. Tren pergerakan bursa global yang juga tidak menentu dan fluktuatif dengan kecenderungan stagnan sangat mempengaruhi IHSG hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian besar saham-saham unggulan didera tekanan jual setelah melihat koreksi bursa-bursa Eropa dan Asia siang tadi. Investor pun buru-buru melepaskan portofolionya guna mengantisipasi potensi koreksi lanjutan pada perdagangan besok.
Jalnnya transaksi bursa global hari ini kelihatannya masih gamang lantaran belum ada kejelasan arah pasar saham. Penutupan bursa Eropa dan Wall Street nanti malam akan menjadi penentu arah bursa saham global pada perdagangan besok.
Pada perdagangan Kamis (24/6/2010), IHSG ditutup turun 10,695 poin (0,36%) ke level 2.914,095. Indeks LQ 45 juga turun 2,393 poin (0,42%) ke level 566,764.
Kendati demikian, transaksi investor asing masih didominasi aksi beli sebesar Rp 1,045 triliun dengan aksi jual sebesar Rp 896,323 miliar. Nilai transaksi pembelian bersih asing (foreign net buy) hari ini sebesar Rp 149,063 miliar.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 92.185 kali pada volume 4,902 miliar lembar saham senilai Rp 2,879 triliun. Sebanyak 78 saham naik, 110 saham turun dan 84 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia ikutan berbalik arah ke zona negatif seiring dengan pembukaan bursa Eropa yang didera tekanan jual
- Indeks Shanghai turun tipis 3,13 poin (0,12%) ke level 2.566,75.
- Indeks Hang Seng melemah 123,12 poin (0,59%) ke level 20.733,49.
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 4,64 poin (0,05%) ke level 9.928,34.
- Indeks Strait Times turun 25,77 poin (0,90%) ke level 2.845,28.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 500 ke Rp 48.100, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 ke Rp 17.350, Eatertainment (SMMT) naik Rp 220 ke Rp 1.120, Indah Kiat (INKP) naik Rp 160 ke Rp 2.000, Bank Mega (MEGA) naik Rp 150 ke Rp 2.900.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 33.150, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 600 ke Rp 38.000, Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 15.900, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 150 ke Rp 8.350.
Â
Â
Â
(dro/qom)











































