Mengawali perdagangan IHSG dibuka turun tipis ke level 2.913,798 dan sempat melemah ke level 2.904,392, turun 10 poin dari penutupan kemarin di level 2.914,095.
Aksi jual tipis sempat mendera saham-saham unggulan dan menyebabkan IHSG terkoreksi di awal perdagangan. Sentimen bursa global yang masih dilanda koreksi mempengaruhi adanya tekanan jual tadi pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepertinya pelaku pasar melihat peluang untuk melakukan pembelian, terutama mengingat IHSG telah terkoreksi selama 3 hari berturut-turut sepanjang pekan ini. IHSG pun lolos dari potensi jatuh ke bawah level 2.900.
Pada perdagangan Jumat (25/6/2010) sesi I, IHSG ditutup naik 14,470 poin (0,49%) ke level 2.928,565. Indeks LQ 45 juga naik 3,773 poin (0,66%) ke level 570,537.
Transaksi investor asing masih mencatat pembelian bersih tipis sebesar Rp 183 miliar.
Perdagangan berjalan sepi dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 34.206 kali pada volume 1,312 miliar lembar saham senilai Rp 999,201 miliar. Sebanyak 77 saham naik, 91 saham turun dan 69 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia seluruhnya masih terjebak di zona merah:
- Indeks Shanghai turun 18,64 poin (0,73%) ke level 2.548,10.
- Indeks Hang Seng turun 154,83 poin (0,75%) ke level 20.578,66.
- Indeks Nikkei 225 turun tajam 184,47 poin (1,86%) ke level 9.743,87.
- Indeks Strait Times turun tipis 2,73 poin (0,10%) ke level 2.844,88.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Unilever (UNVR) naik Rp 400 ke Rp 18.200, Eatertainment (SMMT) naik Rp 280 ke Rp 1.400, Astra International (ASII) naik Rp 200 ke Rp 48.300, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 200 ke Rp 6.000, BCA (BBCA) naik Rp 150 ke Rp 5.800.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain United Tractors (UNTR) turun Rp 400 ke Rp 18.900, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 37.750, Indofood (INDF) turun Rp 50 ke Rp 4.000, Telkom (TLKM) turun Rp 50 ke Rp 7.950.
Â
Â
(dro/qom)











































