"Dikosongkan sampai RUPS selanjutnya. Tentunya pemerintah tidak akan terlalu lama untuk menentukan pengisi jabatan selanjutnya," kata Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto usai RUPST di JW Marriott, Jakarta, Jumat (25/6/2010).
Dwi mengatakan, perseroan tidak akan memilih pelaksana tugas sementara untuk mengisi kekosongan Navin. Semua tugas dan tanggung jawab Wadirut akan dipegang oleh Dwi selaku Direktur Utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Direktur Keuangan PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) itu diangkat menggantikan Heru D. Adiningrat menjabat Wadirut SMGR pada 15 September 2009 lalu. Heru meninggalkan jabatannya karena terpilih sebagai salah satu direksi PT Danareksa (Persero).
Navin lahir di Calcuta, India pada 22 Mei 1970. Ia memiliki pengalaman industri kurang lebih selama 15 tahun di berbagai negara.
Selama 12 tahun ia pernah memegang jabatan senior executive di sejumlah perusahaan di Indonesia. Terakhir sebagai Direktur Keuangan di Excelcomindo Pratama dipegang selama 5 tahun, hingga awal 2005.
Navin diangkat menjadi Wadirut Semen Gresik merupakan usulan dari salah satu pemegang saham waktu itu, yaitu Rajawali Grup.
Selain Navin, jajaran direksi perseroan tidak berubah karena perubahannya masih menunggu hasil seleksi dari Tim Penilai Akhir (TPA), seperti kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar sebelumnya.
Menurut Dwi, ada tiga Direksi Semen Gresik yang sudah habis masa jabatannya, yaitu Direktur Utama Dwi Soetjipto, Direktur Keuangan Cholil Hasan dan Direktur Litbang Dan Operasional Suharto.
Dengan demikian RUPSLB perseroan hari ini menyetujui jajaran direksi perseroan sebagai berikut:
- Direktur Utama Dwi Soetjipto
- Direktur Keuangan Cholil Hasan
- Direktur Litbang Dan Operasional Suharto
- Direktur Pemasaran Irwan Suarly
- Direktur Produksi Suparni











































