Pada perdagangan Senin (28/6/2010), IHSG dibuka menguat ke level 2.947,220 dan langsung naik ke level 2.970,328, naik 23 poin dari penutupan akhir pekan kemarin di level 2.947,023.
Hampir seluruh saham-saham unggulan diburu investor pada perdagangan pagi ini. Penguatan saham sektor pertambangan, konsumsi, infrastruktur dan perbankan menopang penguatan IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan IHSG yang serba tipis diprediksi akan kembali berlanjut pada perdagangan pekan ini. Investor tidak akan banyak 'bergerak' di tengah minimnya sentimen positif di pasar. Namun hadirnya emiten baru PT Nippon Indosari Corpindo, pemilik merek dagang Sari Roti diharapkan bisa membawa angin segar di lantai bursa Indonesia.
Bursa Wall Street pada akhir pekan lalu ditutup bergerak variatif. Saham-saham perbnkan mulai membaik setelah anggota Kongres AS menyatakan sepakat untuk tidak membuat perubahan yang dramatis dari aturan sektor finansial baru.
Pada perdagangan Jumat (26/6/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah tipis 8,99 poin (0,09%) ke level 10.143,81. Indeks Standard & Poor's 500 menguat tipis 3,07 poin (0,29%) ke level 1.076,76 dan Nasdaq menguat tipis 6,06 poin (0,27%) ke levle 2.223,48.
IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 2911 β 2980 pada perdagangan hari ini.
Hingga pukul 09.40, IHSG berada di level 2.970,244, naik 23,221 poin (0,78%).
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat ke level 9.040 per dolar AS dibanding penutupan akhir pekan kemarin di level 9.060.
Bursa-bursa Asia bergerak variatif pada perdagangan pagi ini:
- Indeks Shanghai turun tipis 2,30 poin (0,09%) ke level 2.550,52.
- Indeks Hang Seng menguat 108,55 poin (0,52%) ke level 20.799,34.
- Indeks Nikkei-225 turun tipis 32,40 poin (0,33%) ke level 9.705,08.
- Indeks Strait Times naik tipis 14,84 poin (0,52%) ke level 2.863,97.
(dro/dro)











































