Kementerian BUMN Kaji Hapus Kursi Wadirut Semen Gresik

Kementerian BUMN Kaji Hapus Kursi Wadirut Semen Gresik

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 28 Jun 2010 10:09 WIB
Kementerian BUMN Kaji Hapus Kursi Wadirut Semen Gresik
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sednag mengevaluasi kinerja Direksi PT Semen Gresik Tbk (SMGR). Salah satu bagian yang dikaji adalah menghilangkan posisi wakil Direktur Utama.

Demikian hal itu diungkapkan Menteri BUMN Mustafa Abubakar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (28/6/2010).

"Kita cukup punya waktu untuk evaluasi, baik direksi sekarang yang habis masa jabatannya maupun yang mengundurkan diri. Semuanya itu akan dilihat lagi termasuk apakah masih perlu posisi wadirut," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, menyusul hengkangnya Grup Rajawali dari Semen Gresik, Wakil Direktur Utama perseroan Navin Sonthalia pun 'sadar diri' dan meminta pengunduran diri atas jabatannya.

Menurut Mustafa, paling cepat pihaknya akan menentukan posisi tersebut akan dihilangkan atau diisi kembali 45 hari sejak rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan yang terakhir.

"Jadi minimal akan kita tentukan 45 hari untuk RUPSLB," jelasnya.

Mustafa menambahkan, posisi wadirut di tubuh BUMN sangat fleksibel dan dipengaruhi oleh kondisi manajemen BUMN itu sendiri. Pemerintah bisa sewaktu-waktu menentukan posisi tersebut dihilangkan atau malah dimunculkan.

"Seperti PLN dan Pertamina kan sebelumnya ada wadirut, sekarang sudah tidak ada. Jadi ini sangat fleksibel," ucapnya.

Berlainan dengan Semen Gresik, pemerintah justru berencana memunculkan posisi wadirut di salah satu BUMN perkapalan, yaitu PT PAL Indonesia.

"PT PAL dulu tidak ada wadirut, sekarang sedang saya proses untuk ada wadirut. Jadi sangat kondisional tergantung kepada kondisi masing-masing manajemen," jelasnya.


 

 

(ang/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads