Demikian hasil RUPS Tahunan perseroan dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/6/2010).
"Pemegang saham telah menyetujui pengunduran diri Armien Soegito sebagai komisaris independen, dan menunjuk Agus Tagor sebagai penggantinya," ujar Presiden Direktur DSSA, Lay Krisnan Cahya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebesar USD100.000 ditetapkan sebagai cadangan, sedangkan sisa laba seluruhnya ditempatkan sebagai laba ditahan untuk modal kerja," ujarnya.
Tahun lalu, DSSA berhasil meraih penurunan pendapatan sebesar 14,88% menjadi US$ 217,817 juta dari US$ 255,96 juta tahun lalu. Sementara laba bersih anjlok 80,78% menjadi hanya US$ 5,583 juta dari US$ 29,055 juta periode sama 2008.
DSSA merupakan perusahaan yang bergerak dibidang energy dan infrastructure serta memiliki investasi di bidang pertambangan batu bara melalui anak usahanya PT Bumi Kencana Eka Sakti (BKES).
BKES memiliki beberapa konsesi pertambangan batu bara di Sumatera dan Kalimantan. Tahun ini, DSSA menambah konsensi pertambangannya, melalui anak usahanya PT Kuansing Inti Makmur (KIM), yang mengambil alih kepemilikan saham PT Karya Cemerlang Persada (KCP). KCP memiliki konsesi pertambangan batu bara di wilayah Sumatera.
Â
Â
Â
(dro/qom)











































