Demikian disampaikan Direktur Operasi Sinarmas Sekuritas Suherli saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Rabu (30/6/2010).
"Total RDPT Rp 2 triliun, sebagai penggantian KPD kami yang saat ini Rp 3 triliun. Sebesar Rp 2 triliun masuk RDPT dan Rp 1 triliun kami tawarkan ke produk kita di reksa dana yang sudah ada," jelas Suherli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Macam-macam, saham dan obligasi. Kita juga inginnya dengan tenor 3 tahun. Kalau 1 tahun terlalu pendek," ucapnya.
Hingga saat ini, perseroan mencatat dana kelolaan Rp 6 triliun. Nilai ini akan terus dipelihara hingga akhir tahun 2010.
"Kita memiliki Rp 6 triliun. Pengalihan sebagian yang berupa KPD akan selesai bulan Juli ini. Rp 2 triliun ini sementara waktu kita masukkan di bank kustodian," jelas Suherli.
Sinarmas, telah memiliki sembilan instrumen reksadana, yang terdiri dari reksadana saham dan pendapatan tetap. Perseroan belum berencana menambah produk baru, diluar RDPT yang sedang mereka siapkan.
"Sebesar 80% kita itu Fix income, sisanya saham. Untuk baru, belum. Kita masih fokus ke RDPT," paparnya.
Untuk target jangka panjang, Sinarmas pun akan meluncurkan produk reksadana syariah. Produk ini akan terbit di awal tahun 2011.
"Kita lihat terlebih dahulu, istrumen investasinya seperti apa. Dari sisi investor juga. Sedang dicari waktu kapan (waktu penerbitan," imbuh Suherli.
Â
Â
(wep/dro)










































