Demikian disampaikan dalam siaran pers perseroan, Rabu (30/6/2010).
Pada tahun 2009, perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp 36,950 miliar. Dari perolehan laba tersebut, sebesar Rp 20,832 miliar (56,38%) akan dibagikan sebagai dividen tunai, sebesar Rp 4 miliar (10,83%) sebagai cadangan wajib dan sisanya sebesar Rp 12 miliar (32,80%) akan ditempatkan sebagai laba ditahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga triwulan I-2010, perseroan telah membukukan laba bersih sebesar Rp 13,435 miliar. Untuk tahun 2010, perseroan menargetkan laba bersih sebesar Rp 57,276 miliar atau tumbuh 55% dari tahun 2009 sebesar Rp 36,950 miliar.
"Kredit yang disalurkan hingga akhir tahun ini (2010) diperkirakan sebesar Rp 1,26 triliun, tumbuh 30% dari kredit di 2009 sebesar Rp 981,36 miliar. Hingga triwulan I-2010 sudah tersalurkan Rp 1,016 triliun," ujarnya.
RUPS juga menyetujui dan menetapkan susunan pengurus perseroan yakni Dewan Komisaris adalah Banavar Ananthramaiah Prabhakar, Sugata Kumar Datta, Prakash Rupchand Chugani, LG Rompas, Olga Istandya dan Krishan Kumar Aggarwal.
Susunan Direksi adalah Ningsih Suciati sebagai Dirut, Pranab Kumar Biswas sebagai wakil dirut, sedangkan Anil Kumar Bhalla sebagai direksi perseroan dan yang bersangkutan akan langsung mengantikan Pranab Kumar Biswas setelah mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia, dan direksi lainnya adalah Rakesh Sinha, Iim Wardiman, Iwan Yuda Pramudhi dan Ferry Koswara.
(dro/qom)











































