Pada perdagangan Kamis (1/7/2010), IHSG dibuka turun tipis ke level 2.912,881 dan kemudian sempat turun ke level 2.895,013, turun 18 poin dari penutupan kemarin di level 2.913,684.
Pada perdagangan pre-opening, IHSG dibuka langsung turun 14,857 poin (0,50%) ke level 2.898,827. Indeks LQ45 juga melemah 3,766 poin (0,67%) ke level 562,334.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Wall Street kemarin terus berlanjut melemah oleh sentimen negatif meningkatnya angka pengangguran dan berbagai data negatif lainnya. Wall Street sekaligus mencapai kinerja triwulanan terburuk sejak kejatuhan Lehman Brothers.
Pada perdagangan Rabu (30/6/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah 96,8 poin (0,98%) ke level 9.774,02. Indeks Standard & Poor's 500 melenah 10,53 poin (1,01%) ke level 1.030,71 dan Nasdaq melemah 25,94 poin (1,21%) ke level 2.109,24.
Bursa Jepang pun masih mengalami koreksi meski tidak lagi sebesar kemarin. Indeks Nikkei-225 membuka perdagangan Kamis dengan pelemahan 85,78 poin (0,91%) ke level 9.296,86.
Di tengah koreksi bursa global yang masih berlanjut, IHSG pada perdagangan Kamis (1/7/2010) diprediksi akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat. Investor akan menantikan rilis data inflasi oleh BPS siang ini.
IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 2.880 hingga 2.950 pada perdagangan hari ini.
Hingga pukul 09.33, IHSG berada di level , turun poin (%).
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah ke level 9.100 per dolar AS dibanding penutupan kemarin di level 9.060.
Bursa-bursa Asia sebagian besar melemah cukup dalam dipimpin oleh koreksi indeks Nikkei 225
- Indeks Shanghai turun 9,37 poin (0,39%) ke level 2.389,00.
- Indeks Nikkei-225 anjlok 180,96 poin (1,93%) ke level 9.201,68.
- Indeks Strait Times turun 18,44 poin (0,65%) ke level 2.817,07.
(dro/dro)











































