OCBC NISP Pangkas Obligasi Junior Jadi Rp 880 Miliar

OCBC NISP Pangkas Obligasi Junior Jadi Rp 880 Miliar

- detikFinance
Kamis, 01 Jul 2010 14:27 WIB
OCBC NISP Pangkas Obligasi Junior Jadi Rp 880 Miliar
Jakarta - Obligasi Subordinasi III milik PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) mulai dicatatkan hari ini (1/7/2010) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Nilai emisi obligasi junior ini menyusut menjadi 880 miliar dari sebelumnya ditargetkan Rp 1 triliun.

Obligasi junior yang akan diterbitkan ini mempunyai jangka waktu selama 7 tahun dengan tanggal jatuh tempo obligasi ditentukan pada tahun 2017. Pembayaran bunga akan dilaksanakan tiap tiga bulan sekali.

Demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi BEI, di Jakarta Kamis (1/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dana dari hasil penerbitan obligasi junior ini akan digunakan perseroan untuk membantu penyaluran kredit agar lebih meningkat, serta untuk memperkuat struktur pendanaan jangka panjang perseroan.

"Pada hari ini Obligasi Subordinasi III Bank OCBC NISP Tahun 2010 yang diterbitkan oleh PT Bank OCBC NISP Tbk, dengan jumlah Emisi sebesar Rp 880 miliar, mulai dicatatkan di BEI," seperti dijelaskan dalam keterangan.

Emisi ini mendapatkan rating dari PT Fitch Ratings Indonesia dengan peringkat AA-(Idn)  (Double A Minus, Stable Outlook). Bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank Mega Tbk.

Selaku penjamin emisi (underwritter), perseroan mempercayakan kepada tiga pihak. Mereka diantaranya adalah PT Standard Chartered Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, dan PT NISP Sekuritas.

Dengan pencatatan ini, maka total emisi Obligasi/Sukuk/EBA yang sudah tercatat sepanjang tahun 2010 adalah 16 Emisi, dengan nilai Rp 12,684 triliun. Ini terdiri dari 14 Emisi Obligasi senilai Rp 12,187 triliun dan 2 Emisi Sukuk senilai Rp 497 milyar.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 150 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 93,91 triliun, dan diterbitkan oleh 85 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 79 seri dengan nilai nominal outstanding Rp 621,23 Triliun.

Efek Beragun Aset (EBA) sendiri berjumlah 2 Emisi dengan nilai nominal outstanding Rp 445 miliar.

 

 

 

(wep/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads