Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Sulut Jerry J Wurangin kepada detikFinance di Jakarta, Minggu (4/7/2010).
Ia menyebutkan, saat ini dokumen permohonan IPO belum perseroan sampaikan ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), karena sedang persiapan internal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan juga akan mengusulkan jumlah saham yang akan dilepas ke publik, sebesar 20-40% dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). RUPS baru akan dilaksanakan di bulan Agustus 2010, hingga Jerry belum bisa menyebut nilai yang dapat diperoleh dari IPO iini.
"Kita lihat nanti. Kita hanya bisa usul. Keputusannya di RUPS Agustus. Lihat saja perkembangannya nanti," tegasnya.
Kepemilikan saham BPD Sulut, saat ini masih dimiliki mayoritas oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Sulut. Karena adanya sebagian porsi saham yang ditawarkan kepada publik, menyebabkan nantinya saham pemilik lama akan terdelusi.
Namun dengan pelepasan maksimal 40% saham ke publik, dipercaya akan membawa manfaat yang signifikan bagi perseroan. Apalagi ekonomi di utara pulau Sulawasi sendiri sedang tumbuh pesat.
"Perseroan menginginkan dapat lebih berpartisipasi dalam pembangunan Sulawesi Utara ke depan, dengan ekspansi kredit untuk sektor kecil," jelasnya kala itu.
(wep/ang)











































