Lembaga Pemeringkat Siap Lesu Pesanan

Lembaga Pemeringkat Siap Lesu Pesanan

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 06 Jul 2010 13:57 WIB
Jakarta - Lembaga pemeringkat untuk perusahaan, atau produk turunnya macam surat obligasi ataupun reksa dana siap-siap mengalami penurunan permintaan, akibat inflasi yang tinggi mulai semester-II tahun 2010.

Menurut Direktur PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Salyadi Saputra, inflasi tidak lagi terbendung dan akan terkatrol naik mulai bulan depan. Dampaknya tentu terhadap tingkat bunga yang ikut naik.

"Tentu ada dampaknya, permintaan iya, namun hanya bersifat short term dan tidak extraordinary," ungkapnya saat ditemui di Kantornya, Jalan HOUR Rasuna Said, Jakarta Selasa (6/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Pefindo tidak terlalu khawatir akan kenaikan inflasi. Pasalnya mereka dan lembaga pemeringkat lain pernah merasakan inflasi yang lebih tinggi pada tahun-tahun sebelumnya.

"Temporary tentu pada bunga, utamanya perusahaan finansial, properti atau yang bergerak di sektor rill," katanya.

Tingkat inflasi pada tahun ini, hampir dipastikan bakal lebih tinggi dibandingkan tahun 2009. Pasalnya Pemerintah telah menaikan TDL sebesar 10% per 1 Juli 2010. Juga rencana menaikkan harga BBM subsidi.

"Sektor perbankan juga menaikkan suku bunga KPR," ucapnya.
Β 
Saat harga komoditas meningkat, bahan baku juga ikut naik. Dan perusahaan pembiayaan menyesuaikan harga jual atau tidak bisa melakukan efisiensi biaya.

Pada tahun 2009, Pefindo telah melakukan peringkat atas 60 perusahaan di luar sektor institusi keuangan, naik 22% dari 49 perusahaan.

Untuk distribusi peringkat selama tahun 2008 dan 2009, kategori peringkat A mendominasi (40% dan 49% pada tahun 2009 dan 2008), diikuti oleh kategori idBBB (33% dan 29%).

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads