Terseret Arus Regional, IHSG Balik ke 2.800

Sesi I

Terseret Arus Regional, IHSG Balik ke 2.800

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 07 Jul 2010 12:14 WIB
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke level 2.800 karena terseret arus bursa Asia. IHSG ditutup melemah 11 poin di sesi siang.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik tipis ke level 2.913,340, naik sebanyak 2,692 poin (0,09). Namun, hingga pukul 09.40 waktu JATS, IHSG langsung turun sebanyak 6,271 poin atau setara 0,22% ke level 2.904,377.

Pada perdagangan Rabu (7/7/2010) sesi I, IHSG ditutup melemah 11,548 poin atau setara 0,4% ke level 2899,1. Indeks LQ 45 juga melemah sebanyak 2,174 poin (0,38%) ke posisi 563,317.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melemahnya kondisi bursa regional akibat pengaruh industri layanan AS yang tumbuh dengan laju lebih lambat dari estimasi masih menjadi penyebab utama melemahnya IHSG.

Dua emiten pendatang baru yaitu Golden Retailindo (GOLD) dan SkyBee (SKYB) yang masuk dalam saham top gainer sepertinya tidak kuat menopang IHSG masuk ke zona hijau.

Hampir seluruh bursa regional masuk zona merah. Berikut kondisi bursa Asia siang ini:

  • Indeks Shanghai Composite turun 10,49 (0,44%) ke level 2.398,93
  • Indeks Hang Seng anjlok 222,92 (1,11%) ke level 19.861,20    
  • Indeks Nikkei 225 turun 88,16 (0,94%) ke level 9.249,88
  • Indeks Straits Times naik tipis 1,14 poin (0,04%) ke level 2.869,16

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 38.025 kali pada volume 1,4 miliar lembar saham senilai Rp 956,8 miliar. Sebanyak 39 saham naik, 125 saham turun dan 51 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 850 ke Rp 38.550, Golden Retailindo (GOLD) naik Rp 170 ke Rp 520, SkyBee (SKYB) naik Rp 155 ke Rp 530 da Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 150 ke Rp 13.750.

Sementara saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 34.700, Astra Internasional (ASII) turun Rp 200 ke Rp 46.650, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) turun Rp 200 ke Rp 16.050.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads