"Kita sudah surati kemarin. Dalam tiga hari bisa disampaikan," ungkap Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito, di kantornya, SCBD Jakarta, Rabu (7/7/2010).
Ia menyebutkan, suspensi terhadap perdagangan SMMT tetap akan diberlakukan kepada perseroan, sampai ada informasi yang memadai. Dengan terus terjadinya peningkatan harga saham, BEI menilai perlu adanya penghentian sementra.
"Ini kan ekspektasi investor, pemodal yang berlebihan.Β Sebelumnya, dia (SMMT) bukan apa-apa. Tapi begitu ada pemberitaan dibeli oleh Grup Rajawali langsung naik terus menerus." tegas Eddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menang ada arah kesana. Seberapa besarnya, itu yang kita akan tanyakan. Mereka pun mengaku belum bisa menjelaskan secara rinci karena sedang dipersiapkan," ucapnya.
BEI juga akan melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan efek (broker) yang memfasilitasi perdagangan saham SMMT. Direktur Pengawasan dan Kepatuhan BEI Uriep Budhi Prasetyo juga telah meminta data dari broker-broker tersebut.
Manajeman SMMT pun dalam penjelasan tertulisnya hari ini (7/7/2010), menyatakan siap memenuhi seperti yang dipersyaratkan dalam peraturan Bursa.
"Sehubungan dengan surat No. S-04028/BEI.PPJ/06-2010 tertanggal 29 Juni 2010 kami juga akan melakukan penyesuaian untuk memenuhi ketentuan tersebut pada RUPS berikutnya," imbuh SMMT.
(wep/ang)











































