Jasa Marga Siap Caplok Dua Ruas Tol Mangkrak

Jasa Marga Siap Caplok Dua Ruas Tol Mangkrak

- detikFinance
Kamis, 08 Jul 2010 08:55 WIB
Jakarta - PT Jasa Marga Tbk siap mengambil alih (take over) kepemilikan saham investor dua ruas tol yang mangkrak. Dua ruas itu masing-masing berada di Jakarta dan Jawa Timur.

"Kita sudah bicara dengan investor-investor tersebut untuk diambil alih. Lokasinya di Jakarta dan Jawa Timur, sekarang sedang bisara dengan dua investor, tapi bisa lebih dari itu," kata Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito di Jakarta, Rabu malam (7/7/2010).

Ia menegaskan nantinya jika proses take over bisa dilakukan, pihaknya ingin masuk sebagai pemegang saham mayoritas. Umumnya para investor tersebut mau bersedia bekerjasama dengan Jasa Marga karena keterbatasan modal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita kan melalui proses due diligence dahulu, kita ambil dari capex, saya rasa nggak sampai Rp 1 triliun," katanya.

Seperti diketahui saat ini pemerintah sedang mengevaluasi 24 ruas tol mangkrak termasuk tol yang dimiliki Jasa Marga.

Dari hasil evaluasi itu bisa berpeluang bagi investor yang kesulitan dana dalam menggarap proyek, harus melepaskan proyek tolnya ke investor lain atau bersinergi dengan investor lain.

"Kita juga ikut proses evaluasi, kami sudah laporkan (laporan keuangan) ke pemerintah termasuk business plan kita. Kita ingin proses ini cepat selesai, kalau kita tak ada masalah termasuk soal kemampuan finansial," jelasnya.

Menurut Frans, proyek pembangunan tol pasti berjalan baik, asalkan proses pembebasan lahannya tak mengalami masalah.

Kenaikan Tarif Tol

Terkait kenaikan dua ruas tolnya pada 12 Juli mendatang, Frans mengatakan dampaknya tak terlalu besar dari sisi pendapatan di  tahun 2010. Jasa Marga telah memperhitungkan aspek kenaikan tarif tersebut sejak awal tahun. Tahun 2010 ini perseroan menargerkan pendapatan atau revenue sebesar Rp 4,2 triliun.

"Saya kira pengaruhnya tak terlalu besar untuk tahun ini, karena berlakunya mulai Juli (pertengahan tahun), dampaknya baru nanti pada awal tahun 2011," katanya.

Ia mengungkapkan kenaikan tingkat volume kendaraan (traffic) per tahunnya untuk ruas-ruas tol Jasa Marga mencapai 3-4% per tahun. Dengan demikian pendapatan Jasa Marga akan terus bergerak naik setiap tahunnya.

Frans juga mengutarakan bahwa jadwal kenaikan dua rual tol milik Jasa Marga yaitu Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Sedyatmo (bandara Seokarno Hatta) telat satu pekan. Namun kata dia itu tak menjadi masalah bagi perseroan.

"Kepmennya ditetapkan 5 Juli kenaikan efektif 12 Juli, jadi kita ada waktu 7 hari untuk sosialisasi," jelas Frans.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads