Perseroan merupakan tamu kedelapan BEI tahun 2010 setelah pencatatan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Golden Retailindo Tbk (GOLD) dan PT SkyBee Tbk (SKYB).
Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 JATS hari ini, Kamis (8/7/2010), saham BJBR langsung naik sebesar Rp 230 ke level Rp 830 per saham dari harga penawaran sebesar Rp 600 per saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham seri B yang akan dilepas ke publik sebanyak 2.346.805.500 saham (24,20%) dan sisanya sebanyak 77.267.000 saham (0,80%)akan dilepas kepada karyawan perseroan melalui program EMSA.
Harga saham perdana dipatok sebesar Rp 600 per saham. Itu berarti total dana yang akan diperoleh perseroan sebesar Rp 1,454 triliun.
Dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi kredit perseroan (80%), pembukaan kantor cabang baru (10%), dan pengembangan teknologi informasi (10%).
Perseroan juga menetapkan kebijakan dividen minimal sebesar 40% dari laba bersih perseroan. Pembagian dividen dipastikan akan dimulai untuk tahun buku 2010. Perseroan menunjuk PT CIMB Securities dan PT Bahana Securities sebagai penjamin emisi IPO.
Setelah IPO struktur pemegang saham perseroan akan menjadi:
- Pemprov Jawa Barat sebanyak 3.709.994.733 saham (38,26%).
- Pemkab se Jawa Barat sebanyak 2.289.395.681 saham (23,61%).
- Pemprov Banten sebanyak 520.589.856 saham (5,37%).
- Pemkab se Banten sebanyak 752.238.396 saham (7,76%).
- Masyarakat sebanyak 2.346.805.500 saham (24,20%).
- Manajemen dan Karyawan sebanyak 77.267.000 saham (0,80%).
Β
Β
Β
(dro/dro)










































