Pada semester I-2009, BUMN tambang tersebut membukukan penjualan Rp 4,5 triliun atau sebesar 5,8 juta ton.
"Penjualan naik sebesar 10-11 % karena produksinya juga naik sekitar 15-20% dibanding semester I-2009," kata Direktur Utama PTBA, Soekrisno di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Produksi memang lebih rendah dari penjualan. Nanti sisanya, akan dibeli ke kuasa pertambangan yang ada di Kalimantan," jelasnya.
Terkait rencana akuisisi dua tambang batu bara, Soekrisno memastikan satu tambang tersebut akan dibeli perseroan pada tahun ini.
"Diharapkan pada tahun ini satu tambang di Kalimantan Timur (Kaltim) pada tahun 2010," tambahnya.
(epi/dro)










































