Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Kamis (8/7/2010), saham BJBR dibuka menguat Rp 230 ke Rp 830 per saham.
Saham ini langsung diburu investor sehingga kenaikan harga begitu cepat hingga mencapai 50% atau menyentuh batas atas auto rejection (AR) untuk perdagangan perdana saham dengan harga Rp 200 hingga Rp 5.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Broker PT Macquarie Capital Securities Indonesia (RX) tercatat sebagai pembeli terbanyak 140 ribu lot diikuti dengan broker-borker lainnya. Total volume perdagangan saham BJBR mencapai 388.351 lot, menduduki peringkat nomor 2 setelah volume transaksi saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).
Namun nilai transaksi saham perdana BJBR berhasil menduduki peringkat pertama sebesar Rp 172,335 miliar.
Bank Jabar Banten melepaskan 2.424.072.500 saham baru yang akan dilabel sebagai saham seri B atau sebesar 25% dari total saham perseroan yang sebanyak 9.696.291.166 saham.
Saham seri B yang akan dilepas ke publik sebanyak 2.346.805.500 saham (24,20%) dan sisanya sebanyak 77.267.000 saham (0,80%)akan dilepas kepada karyawan perseroan melalui program EMSA.
Harga saham perdana dipatok sebesar Rp 600 per saham. Itu berarti total dana yang akan diperoleh perseroan sebesar Rp 1,454 triliun.
Dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi kredit perseroan (80%), pembukaan kantor cabang baru (10%), dan pengembangan teknologi informasi (10%).
Perseroan juga menetapkan kebijakan dividen minimal sebesar 40% dari laba bersih perseroan. Pembagian dividen dipastikan akan dimulai untuk tahun buku 2010. Perseroan menunjuk PT CIMB Securities dan PT Bahana Securities sebagai penjamin emisi IPO.
Setelah IPO struktur pemegang saham perseroan akan menjadi:
- Pemprov Jawa Barat sebanyak 3.709.994.733 saham (38,26%).
- Pemkab se Jawa Barat sebanyak 2.289.395.681 saham (23,61%).
- Pemprov Banten sebanyak 520.589.856 saham (5,37%).
- Pemkab se Banten sebanyak 752.238.396 saham (7,76%).
- Masyarakat sebanyak 2.346.805.500 saham (24,20%).
- Manajemen dan Karyawan sebanyak 77.267.000 saham (0,80%).
Saham PT SkyBee Tbk (SKYB) dan PT Golden Retailindo Tbk (GOLD) juga kembali mengalami kenaikan tajam pada perdagangan hari ini. Keduanya merupakan tamu keenam dan ketujuh Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencatatkan saham perdananya pada perdagangan kemarin, Rabu (7/7/2010).
Pada perdagangan kemarin, saham SKYB melesat Rp 185 (49,33%) ke level Rp 560, sedangkan saham GOLD naik Rp 170 (48,57%) ke level Rp 520. Keduanya menyentuh batas atas AR pada perdagangan kemarin.
Penguatan keduanya berlanjut hari ini. Hingga berita ini ditulis, saham SKYB telah naik tajam Rp 120 (21,42%) ke level Rp 680 per saham, sedangkan saham GOLD melesat Rp 130 (25%) menyentuh batas atas AR hari ini di level Rp 650 per saham.
Â
Â
Â
(dro/qom)











































