"Kita sedang ikutan Jasa Marga. Jumlahnya masih sama Rp 1,5 triliun. Saat ini tengah diproses. Akan masuk (permohonan) minggu depan," ujar Presiden Direktur PT Bahana Securities Eko Yuliantoro di gedung BEI, SCBD, Jakarta, Kamis (8/7/2010).
Jasa Marga berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1,25-1,5 triliun pada triwulan IV-2010. Dananya akan digunakan untuk membiayai kembali (refinancing) utang-utang yang jatuh tempo tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Eko, proses permohonan relisting sudah diajukan JASS pada Desember 2009. Bahana telah mendapatkan mandat mulai bulan Mei 2010, dan akan terus dikerjakan sesuai jadwal. Diharapkan, relisting bisa terjadi di akhir tahun 2010.
"Ya kemungkinan pada akhir akhir tahun relisting Jasa Angkasa baru dapat kita lakukan," tuturnya.
Jasa Angkasa yang dulunya merupakan emiten eks Bursa Efek Surabaya dihapus pencatatan sahamnya pada Desember 2009. Delisting dilakukan BEI lantaran Jasa Angkasa tidak dapat memenuhi persyaratan minimum jumlah saham yang beredar pasca penggabungan BES dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ).
Perseroan dihimbau untuk melakukan penambahan saham, namun hingga batas akhir yang ditetapkan BEI, perseroan tidak dapat memenuhinya.
Eko menjelaskan, perseroan akan mencatatkan kembali sahamnya sejumlah batas minimum yang dipersyaratkan dalam peraturan, yaitu 10%. "Paling sedikit harus memenuhi jumlah minimum," ujarnya.
Â
Â
(wep/dro)











































