Menurut Presiden Direktur PTΒ Bahana Securities Eko Yuliantoro, perseroan telah menjadi penjamin emisi obligasi untuk tiga BUMN, yaitu PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebesar Rp 2 triliun, kemudian PT Telkom Tbk ay sebesar Rp 3 triliun, dan Bank Exim sebesar Rp 2,5 triliun.
"Pada semester lalu, kita kan sudah ada BTN di awal tahun, Telkom juga Bank Exim," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total bisa sampai Rp 8-10 triliun. Ada pula penerbitan obligasi Bank Riau senilai Rp 300 miliar, pada triwulan-III 2010," ungkapnya.
Sedangkan untuk penjamin emisi saham (IPO), perseroan menargetkan dapat mencatat nilai sekitar Rp 4-5 triliun sampai Desember 2010. Sampai saat ini, perseroan baru saja memfasilitasi pencatatan saham perdana (IPO) PT Bank Jabar Banten Tbk (BJBR) dengan nilai Rp 1,4 triliun.
Ini berarti, Bahana hanya tinggal menyisakan nilai emisi saham Rp 3,6 triliun yang belum tercakup. Nampaknya ini akan terlampau, pasalnya perseroan tengah menyiapkan IPO Krakatau Steel dan mengikuti prakualifikasi IPO Garuda Indonesia di semester II-2010.
"Krakatau Steel tengah kita proses. Garuda juga masih diproses," imbuhnya.
(wep/dnl)











































