Mengawali perdagangan IHSG dibuka naik tipis ke level 2.916,202 dan kemudian sempat menguat ke level 2.929,224, naik 14 poin dari penutupan kemarin di level 2.915,908.
Sejak awal perdagangan IHSG bergerak ragu-ragu. Saham-saham raksasa unggulan bergerak variasi. Saham-saham sektor perkebunan, properti dan infrastruktur terkoreksi, sedangkan saham-saham perbankan dan pertambangan serta saham Astra International (ASII) menopang kenaikan IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG pun perlahan-lahan bergerak naik dipimpin kenaikan saham-saham sektor perbankan. Masuknya dana asing cukup besar pada perdagangan akhir pekan ini cukup memberikan sentimen positif pada IHSG.
Pada perdagangan Jumat (9/7/2010) sesi I, IHSG ditutup naik 11,144 poin (0,38%) ke level 2.927,052. Indeks LQ 45 juga naik 2,121 poin (0,37%) ke level 567,587.
Investor asing juga mencatat pembelian bersih sebesar Rp 365 miliar.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 55.333 kali pada volume 3,033 miliar lembar saham senilai Rp 1,921 triliun. Sebanyak 59 saham naik, 108 saham turun dan 64 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia sebagian besar menguat cukup tinggi:
- Indeks Shanghai naik 31,66 poin (1,31%) ke level 2.446,80.
- Indeks Hang Seng menguat 289,62 poin (1,44%) ke level 20.340,18.
- Indeks Nikkei 225 naik 41,09 poin (0,43%) ke level 9.576,83.
- Indeks Strait Times menguat 15,15 poin (0,52%) ke level 2.913,04.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Lonsum (LSIP) turun Rp 200 ke Rp 7.750, Indocement (INTP) turun Rp 150 ke Rp 16.150, PGN (PGAS) turun Rp 125 ke Rp 3.950, Astra Agro (AALI) turun Rp 100 ke Rp 18.550. (dro/qom)











































