Perseroan merupakan tamu kesebelas BEI tahun 2010 setelah pencatatan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Golden Retailindo Tbk (GOLD), PT SkyBee Tbk (SKYB), PT BPD Jabar Banten Tbk (BJBR), PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) dan PT Evergreen Invesco Tbk (GREN).
Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 JATS hari ini, Senin (12/7/2010), saham BUVA langsung naik sebesar Rp 90 ke level Rp 350 per saham dari harga penawaran sebesar Rp 260 per saham. Nilai nominal per saham sebesar Rp 100.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana IPO yang akan diperoleh akan digunakan untuk akuisisi dan peningkatan modal anak usaha dan ekspansi usaha. Juga akan ada penambahan 12 unit villa di Alila Ubud dianggarkan sebesar 12%, untuk mengakuisisi 100% saham PT Buana Megawisatama dan PT Verizon Indonesia mencapai 48%.
Sisanya digunakan untuk peningkatkan modal anak usaha di PT Sitaro Mitra Abadi (32%) dan modal kerja (8%).
Perseroan telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas sebagai penjamin emisi dan Biro Administrasi Efek PT Electonic Data Interchange Indonesia.
Jumlah saham yang dipesan sebanyak 1.009.784.000 saham, dengan pemesan berjumlah 650 pihak.
Setelah IPO struktur pemegang saham perseroan:
- PT Asia Leisure Networks 1.537.500.000 saham (53,80%),
- Archipelago Resorts and Hotels Ltd 462.500.000 saham (16.20%)
- Publik 857.142.500 saham (30%).
(wep/dro)











































