IHSG dibuka turun tipis ke level 2.942,127 dan kemudian langsung balik arah menguat ke level 2.972,562, naik 29 poin dari penutupan akhir pekan kemarin di level 2.943,896.
IHSG menguat cukup tinggi hingga sempat menembus rekor tertinggi untuk penutupan perdagangan 30 April 2010 di level 2.971,252. Sedangkan posisi tertinggi IHSG untuk perdagangan intra day di level 2.972,917 pada perdagangan 30 April 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tren penguatan bursa-bursa regional Asia yang terus berlanjut memberikan angin segar bagi perdagangan IHSG hari ini. Investor asing juga terus mencatat pembelian bersih sebesar Rp 230 miliar.
Pada perdagangan Senin (12/7/2010) sesi I, IHSG ditutup naik 26,506 poin (0,90%) ke level 2.970,402. Indeks LQ 45 juga naik 5,934 poin (1,04%) ke level 575,871.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 56.355 kali pada volume 2,735 miliar lembar saham senilai Rp 1,540 triliun. Sebanyak 104 saham naik, 61 saham turun dan 68 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia juga seluruhnya menguat:
- Indeks Shanghai naik 19,99 poin (0,81%) ke level 2.490,91.
- Indeks Hang Seng menguat 137,41 poin (0,67%) ke level 20.516,07.
- Indeks Nikkei 225 naik 21,20 poin (0,22%) ke level 9.606,06.
- Indeks Strait Times naik 7,82 poin (0,27%) ke level 2.924,99.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Sarana Menara (TOWR) naik Rp 650 ke Rp 3.325, Plaza Indonesia (PLIN) naik Rp 200 ke Rp 1.400, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 200 ke Rp 6.100, Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 16.450, BRI (BBRI) naik Rp 150 ke Rp 9.450, BCA (BBCA) naik Rp 150 ke Rp 7.550.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 400 ke Rp 18.950, Tri Polyta (TPIA) turun Rp 125 ke Rp 2.075, Adira Finance (ADMF) turun Rp 100 ke Rp 9.500, First Media (KBLV) turun Rp 90 ke Rp 510.
Â
Â
(dro/qom)











































