Demikian disampaikan Presiden Komisaris Medco Hilmi Panigoro usai menghadiri acara Green Investment Summit Indonesia 2010 di hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (13/7/2010).
"Kami dan Pertamina dua tahun ini sudah bicara. Mengenai kemungkinan kerjasama, polanya apakah itu merging sebagian atau joint operation di luar. Itu semua opsi yang kita bicarakan," ujar Hilmi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita punya operasi di Libya, mereka (Pertamina) bisa datang belakangan. Itu bisa sinergi. Tapi kita tidak bicara spesifik Libya, namun seluruh unit bisnis," paparnya.
Namun sayangnya, Hilmi masih belum dapat menyampaikan secara detail rencana merger tersebut karena hingga saat ini antara Medco dan Pertamina masih terus melakukan pembicaraan secara intensif.
"Pembicaraan jalan terus, cuma ini bukan sesuatu yang bisa dilakukan dengan cepat," ungkapnya.
(epi/qom)











































