"Iya yang ditunjuk Deutsche, Kim Eng dan Mandiri Sekuritas," kata sumber tersebut Rabu (13/7/2010).
Indofood CBP mengharapkan dokumen pencatatan saham perdana (IPO) bisa secepatnya mendapat pre listing approval dari Bursa Efek Indonesia (BEI). "Kita sih inginnya secepatnya. Itu tanyakan ke pak Eddy (Direktur Penilaian Perusahaan BEI)," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mini expose sudah berhasil. Kita tunggu approval dulu, baru (dokumen) sampaikan ke Bapepam-LK," ujar Direktur Head of Investment Banking Mandiri Sekuritas, Iman Rachman.
Perseroan pun belum bisa memastikan nilai saham yang ditawarkan ke publik, dari yang pernah disampaikan sebelumnya 18%. "IPO 18% itu kan batas minimal. Kita sedang hitung," paparnya.
Dari dana yang akan dihimpun nantinya, akan digunakan untuk pelunasan utang perseroan. "Total utang Indofood saat ini Rp 17 triliun. Dana IPO CBP untuk bayar utang. Saat ini tidak ada utang yang jatuh tempo," ujar Thomas.
Indofood menguasai 99,99% saham Indofood CBP. Sisanya 0,01%saham dimiliki oleh PT Prima Intipangan Sejati.
Indofood telah menggabungkan empat unit usahanya di bidang mi instan dan bumbu makanan ke dalam Indofood CBP yaitu PT Indobiskuit MandiriMakmur, PT Ciptakemas, PT Indosentra Pelangi, dan PT Gizindo Primanusantara. (wep/dro)











































